Personal Development

Law of Attraction (Sonia Ricotti)

Law of Attraction adalah Hukum Universal yang berlaku setiap saat. Hukum ini berarti “like attracts like” atau “ketertarikan menarik ketertarikan”. Law of Attraction menegaskan bahwa energy pikiran dan energy yang diproyeksikan akan menarik energy...


law-of-attraction

Pernah mendengar tentang Law of Attraction?

Law of Attraction adalah hukum universal yang berlaku setiap saat. Hukum ini berarti ‘Like attracts like,’ atau ‘ketertarikan menarik ketertarikan,’ atau lebih dikenal dengan ‘Hukum Tarik Menarik.’

Law of Attraction menegaskan, bahwa energi yang diproyeksikan oleh pikiran akan menarik energi serupa. Kita menarik ke dalam kehidupan kita hal-hal yang sesuai dengan pikiran kita dan energi yang kita proyeksikan. Dengan kata lain, kita menarik ke dalam kehidupan kita apa pun yang menjadi target perhatian sadar kita.

Hukum Universal ini adalah prinsip lama yang telah diterapkan para pemikir dan guru terhebat di masa lalu, yang mereka lakukan tanpa mengetahui dasar ilmiahnya! Untungnya, kita semua bisa mengaksesnya melalui pemahaman kita yang bertambah dan hampir semua orang sukses di zaman sekarang menggunakannya untuk membuat perubahan penting dalam kehidupan mereka.Pemahaman kita tentang Law of Attraction meningkat seiring bertambahnya pengetahuan kita tentang fisika kuantum. Anda tidak perlu memahami semua rincian rumit untuk mengetahui cara kerjanya. Poin penting yang harus diketahui, bahwa semua yang ada di semesta ini terbuat dari energi, termasuk pikiran kita! Segala hal yang ada, dari bagian kotoran kuku yang terkecil sampai dengan bintang paling jauh di galaksi terbuat dari energi murni. Ini bukan teori, ini kenyataan. 

Cara Bekerjanya:

Law of Attraction selalu bekerja, apapun keyakinan Anda atau kesadaran Anda berkenaan dengan kehadirannya. Kita selalu menarik ke dalam kehidupan kita (entah disengaja atau tidak) apa yang kita pancarkan ke dalam semesta.

Objek fokus Anda akan berkembang.

Cara Menerapkan Hukum Universal ini:

Anda harus tahu, bahwa hukum ini berlaku terus-menerus, sekalipun mungkin Anda tidak menyadarinya! Anda mengirimkan energi positif atau negatif ke alam semesta. Ketertarikan menarik ketertarikan. Apapun yang Anda kirim ke alam semesta akan kembali kepada Anda.

Apa yang Anda rasakan sekarang? Apakah Anda merasa baik, atau Anda merasa buruk? Bila Anda merasa baik, Anda mengirimkan energi positif dan bila Anda merasa buruk, Anda mengirimkan energi negatif. Sesederhana itu.

Dengan mengubah pikiran, bahasa, dan yang terpenting emosi Anda, Anda akan berhasil menguasai hukum ini.

Berikut Cara untuk Menguasai dan Menerapkan Law of Attraction:

1.       Memutuskan Apa yang Anda Inginkan

“Jika tidak tahu sedang menuju ke mana, kau akan sampai ke tempat lain.” -Yogi Berra-

Apa yang Anda inginkan? Apa yang benar-benar Anda inginkan? Ini adalah pertanyaan penting yang perlu Anda renungkan. Untuk benar-benar mewujudkan dan menarik semua hal yang Anda dambakan dalam kehidupan, terlebih dahulu Anda harus memutuskan apa yang Anda inginkan. Anda harus mengetahui dengan jelas visi Anda tentang kehidupan terbaik Anda.

Ketahui dengan jelas visi Anda.

Sebagian besar orang tidak tahu apa yang meraka inginkan. Entah mereka tidak pernah menyisihkan waktu untuk memikirkan dengan jelas apa yang benar-benar mereka dambakan, atau mereka berfokus pada hal-hal yang tidak mereka inginkan dalam kehidupan (contoh, saya tidak ingin punya utang).

Dengan berfokus pada hal-hal yang tidak Anda inginkan, Anda memikirkan hal-hal negatif dan karenanya Anda meluncurkan energi negatif. Hal itu membuat Anda menarik lebih banyak situasi, orang, dan pengalaman negatif yang sama ke dalam kehidupan Anda.

Berfokuslah pada apa yang Anda inginkan.

Apakah yang biasanyaAnda pikirkan? Apakah Anda mengeluh tentang kehidupan Anda saat ini? Bila ya, kemungkinan Anda menggunakan bahasa negatif dan berfokus pada hal-hal yang tidak Anda inginkan dalam kehidupan. Dengan begitu, Anda hanya menarik lebih banyak hal serupa ke dalam kehidupan Anda.

Kuncinya adalah mengetahui dengan jelas apa yang Anda inginkan. Sekalinya mengetahui apa yang Anda inginkan dan berfokus ke sana, Anda akan secara otomatis memancarkan energi positif.

 

2.       Bersikaplah Tidak Realistis

Bersikap tidak realistis artinya bermimpi besar.

Ketika Anda memutuskan keinginan Anda, bersikaplah tidak realistis. Apa yang Anda inginkan untuk diri sendiri bila semuanya mungkin? Ini sulit dilakukan banyak orang, karena mereka terpaku pada ‘bagaimana’ hal itu akan terjadi dalam kehidupan mereka. Bila tidak tahu cara hal itu dapat terwujud dalam kehidupan mereka, mereka percaya hal itu tidak mungkin.

Bersikaplah tidak realistis. Bermimpi besar! Jangan khawatir tentang bagaimana persisnya keinginan Anda akan terwujud dalam kehidupan Anda. Sekalinya Anda mulai memancarkan energi positif yang dahsyat setiap saat, alam semesta akan merespons.

Satu-satunya batasan dalam kehidupan kita adalah batasan yang kita kenakan pada diri sendiri. 

‘Cara’ tidak penting. Tugas Anda adalah mencari tahu ‘apa.’

 

3.      Pilih Pikiran dan Perasaan Anda

“Pupuk benakmu dengan pikiran-pikiran besar, karena kau takkan bisa terbang lebih tinggi dibanding pikiranmu”Benjamin Disraeli-

Tahukah Anda, bahwa Anda dapat memilih apa yang Anda pikirkan dan rasakan setiap waktu? Mungkin pada awalnya hal itu terdengar sulit dilakukan, tapi bila Anda menyadari apa yang Anda pikir dan rasakan, Anda dapat merubah pikiran dan perasaan negatif menjadi pikiran dan perasaan positif.

Cara terbaik mengenali pikiran negatif adalah dengan menyadari apa yang Anda rasakan. Setiap kali tidak merasa baik, Anda sedang memikirkan hal-hal negatif (terlepas dari apakah Anda menyadarinya atau tidak) dan karenanya Anda memancarkan energi negatif pula.

 

4.       Usir Penyabot Mental Anda

Kita semua mempunyai penyabot mental. Hal itu adalah suara hati yang memberitahu, bahwa Anda tak mampu melakukan sesuatu, menjadi seseorang, atau memiliki sesuatu. Kenali hal itu sebagai rasa takut. Wajar bila Anda merasa takut ketika keluar dari zona nyaman. Setiap kali Anda melakukan sesuatu yang baru dan berbeda, akan selalu ada suara hati yang mengatakan Anda tak dapat melakukannya, Anda tak cukup cakap atau Anda kemungkinan gagal. Anda cukup menyadari, bahwa suara hati itu adalah diri Anda! Satu-satunya orang yang menghalangi Anda untuk menjalani kehidupan terbaik Anda adalah Anda sendiri!

 

5.       Mengingat Tujuan Anda

“ Meski tak ada orang yang bisa kembali ke masa lalu dan membuat awal baru yang gres, semua orang bisa mulai dari sekarang dan membuat akhir baru yang gres. “ –Anonim-

Di akhir hayat, Anda ingin dikenang sebagai apa? Kata atau tindakan apa yang bisa menggambarkan diri terbasar Anda? Ini pertanyaan penting yang perlu Anda renungkan . Bila meninggal hari ini, Anda ingin orang mengatakan apa tentang diri Anda di upacara pemakaman ?

“ Awali dengan berfokus pada tujuan.“

Anda Perlu meluangkan waktu untuk merenungkan dan menentuan apakah Anda sungguh-sungguh menjalani kehidupan terbaik Anda, atau apakah Anda terjebak ke dalam apa yang saya namakan ‘Perangkap Treadmill.’ Anda berlari dan berlari dan berlari dengan cepat, tanpa tujuan, dan tidak sampai ke mana pun .

6.       Hidup Sesuai Nilai-Nilai dan Tujuan Anda

Awali dengan berfokus pada tujuan. Di akhir hayat, Anda ingin orang mengatakan apa tentang Anda? Itulah yang akan menentukan nilai-niali terpenting dalam kehidupan Anda . Hal itu akan memandu Anda menemukan tujuan sejati Anda di Bumi .

Contohnya, bila Anda ingin orang berkata tentang Anda: “Samantha seorang ibu dan istri yang penuh kasih sayang dan cinta.“ Itu berarti keluarga adalah salah satu nilai inti Anda.

Bila Anda saat ini tidak puas dengan aspek tertentu kehidupan Anda, kemungkinan cara Anda menjalani kehidupan tidak selaras dengan nilai Anda .

“Selaraskan diri dengan nilai Anda.“

Dengan menggunakan contoh di atas, bila keluarga adalah salah satu nilai Anda, tetapi Anda menghabiskan waktu dua belas jam sehari di kantor dan selalu berpergian, maka hidup Anda tidak selaras dengan tujuan/nilai-nilai Anda.

Setiap kali Anda hidup tidak selaras dengan nilai-nilai Anda, hasilnya selalu berupa ketidakpuasan. Ini akan menghasilkan perasaan negatif yang memancarkan energi negatif, yang akan menarik lebih banyak ketidakpuasan kedalam kehidupan Anda.

Dengan mengenali nilai inti dan menjalani serta menciptakan kehidupan Anda berdasarkan nilai tersebut, maka Anda akan memperoleh kedamaian, kebebasan, kebahagiaan, dan kehidupan yang bertujuan .

7.       Membuang Makna

Tahukah Anda, bahwa kita menciptakan makna bagi semua pengalaman kita? Kita memutuskan apakah pengalaman kita positif, negatif, atau netral. Banyak orang percaya, bahwa makna itu nyata. Sadarilah, bahwa penafsiran Anda terhadap suatu situasi adalah sesuatu yang Anda ciptakan. Itu semua ciptaan pikiran Anda. Anda sebenarnya mempunyai kekuatan untuk memilih perasaan apa yang ingin Anda kaitkan dengan situasi, kejadian, dan pengalaman. Bila Anda merasa tidak nyaman tentang sesuatu yang sudah terjadi, pikirkan dan renungkan penafsiran apa yang Anda berikan kepada kejadian tersebut.

Contoh: Bila Anda  baru saja dipecat dan Anda benar-benar merasa kesal, tanyailah diri sendiri. “Mengapa saya merasa seperti ini?” Jawaban Anda mungkin, “Saya tak percaya atasan saya memecat saya, saya sudah bekerja keras untuk mereka selam sepuluh tahun dan beginilah cara mereka memperlakukan saya. Mereka tidak menghargai saya.”  Dalam skenario ini, Anda beranggapan pemecatan Anda merupakan bentuk ketidakpedulian atasan Anda. Penafsiran Anda tentang situasi ini berasal dari banyak tempat yang berbeda. Mungkin di masa lalu Anda terabaikan oleh anggota keluarga Anda dan diberitahu takkan menjadi siapa-siapa. Mungkin itulah sebabnya Anda menafsirkannya seperti itu.

Di lain pihak, bila lingkungan keluarga Anda penuh cinta dan kasih sayang saat Anda tumbuh dewasa dan keluarga Anda selalu mengatakan betapa menyenangkannya Anda, Anda pasti akan bereaksi berbeda terhadap situasi pemecatan Anda. Pemecatan itu mungkin takkan membuat Anda sakit hati dan Anda akan berkata, ”Yah, mau apalagi? Hal-hal seperti ini biasa terjadi. Saya bisa mencari pekerjaan lain yang lebih baik.”

Itulah dua penafsiran berbeda terhadap situasi yang sama. Karena kita adalah tuan dalam menafsirkan semua pengalaman kita, mengapa kita tidak memilih untuk menafsirkan setiap pengalaman sebagai sesuatu yang positif? Berhubung kita memaknai sebuah situasi, berilah penafsiran yang membuat kita merasa senang.

 

8.       Melepaskan

“Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, yang lain terbuka. Tapi sering kita begitu lama menatap pintu yang tertutup, sehingga tidak melihat pintu yang sudah terbuka.” –Hellen Keller-

Lepaskanlah. Lepaskanlah semua hal yang saat ini terjadi dalam kehidupan Anda. Terimalah kehidupan Anda persis seperti apa adanya.

Menerima kehidupan Anda persis seperti apa adanya bukan berarti Anda pasrah dan berkata, “Nasib saya akan selalu seperti ini,” lalu menyerah. Bukan itu arti melepaskan.

Berhenti Melawan

Melepaskan berarti berhenti melawan kehidupan Anda. Setiap kali Anda merasa tidak nyaman, tidak bahagia, atau merasakan emosi negatif lain, Anda tengah melawan sesuatu dalam kehidupan Anda. Melawan adalah perbuatan sia-sia, karena tidak merubah situasi. Perbuatan melawan akan memancarkan energi negatif dan menarik lebih banyak situasi negatif ke dalam kehidupan Anda.

Hidup dalam Dunia Seharusnya

Sesering apa Anda menggunakan kata ‘seharusnya’? Setiap kali Anda menggunakan kata-kata yang menggambarkan bagaimana kehidupan Anda seharusnya, atau bagaimana seharusnya bertindak atau bersikap, berarti Anda melawan kenyataan. Sadarilah, bahwa hal itu membangkitkan energi negatif.

Lepaskan Kendali

Banyak orang mempunyai kecenderungan mengendalikan segala segala hal dalam kehidupan mereka. Malah, setiap kali Anda merasakan perlawanan, ini sebenarnya tanda bahwa Anda sedang mencoba mengendalikan sebuah situasi atau seseorang. Sadari kenyataan, bahwa satu-satunya hal yang benar – benar dapat Anda kendalikan adalah diri Anda sendiri. 

9.       Memaafkan

Memaafkan  adalah kunci untuk memancarkan dan menciptakan energi positif. Memaafkan juga merupakan salah satu kondisi yang paling sulit dicapai. Kita semua pernah mengalami kejadian dan situasi negatif dalam kehidupan. Banyak di antara kita memendam rasa dendam dan kebencian pada orang-orang yang terlibat dalam kejadian tersebut.

Dengan memendam rasa dendam, Anda memancarkan energi negatif yang merugikan diri sendiri. Pikirkanlah apa rasanya bila Anda sedang memikirkan rasa tersebut? Apakah Anda merasa senang atau kesal? Bila merasa kesal, Anda masih menyimpan perasaan negatif terhadap orang atau situasi tersebut dan karenanya Anda memancarkan energi negatif.

Bersyukurlah atas pengalaman belajar ini

Untuk setiap pengalaman negatif dalam kehidupan kita, selalu ada sesuatu yang dapat kita pelajari dan membuat kita tumbuh. Kenali pelajaran yang Anda petik. Ketahui bagaimana Anda tumbuh darinya lalu bersyukurlah atas pengalaman tersebut. Dari pengalaman sulitlah kita paling banyak belajar dan tumbuh. Anda bisa mengizinkan diri sendiri melepaskan amarah, kebencian, dan emosi negatif berkaitan dengan orang atau situasi tersebut.

Anda hanya menyakiti diri sendiri bila tidak memaafkan. Berhentilah melawan kecenderungan untuk memaafkan. Maafkan dan lepaskan

Memaafkan diri sendiri

Memaafkan orang lain itu penting untuk memancarkan energi positif, tapi memaafkan diri sendiri sama pentingnya. Terkadang kita dendam, marah, dan benci pada diri sendiri.

Saat menjalani kehidupan sehari-hari kita belajar. Terkadang kita melakukan kesalahan, bersikap baik, dan kurang bersikap menyayangi. Kita perlu menemukan kekuatan batin untuk memaafkan diri sendiri atas masa lalu kita. Masa lalu adalah diri Anda dulu. Masa lalu bukanlah diri Anda sekarang, atau bahkan diri Anda di masa depan.

Anda memiliki kemampuan dan kebebasan untuk memulai kehidupan baru Anda, untuk menjadi orang yang benar-benar Anda inginkan.

“Masa lalumu bukan siapa dirimu sekarang melainkan siapa dirimu dulu.” –James Ray-

Banyak orang percaya masa lalulah yang menjadikan siapa diri kita sekarang. Dan meskipun sampai tingkat tertentu saya setuju, itu tidak berarti kita harus terus-menerus mengingat kesalahan atau penyesesalan kita di masa lalu. Dengan terus memeprtahankan perasaan negatif tentang masa lalu, kita membatasi kemampuan kita menjadi apa yang kita inginkan, baik sekarang maupun di masa depan. Bila kita tidak melepaskan masa lalu, semua pilihan kita dalam kehidupan akan berkisar pada masa lalu. Dengan melepas masa lalu serta membiarkannya menjadi masa lalu, maka kita dapat membebaskan diri untuk mencapai segala hal yang kita inginkan dalam kehidupan.

 

10.    Bersyukur

Energi yang Anda pancarkan kepada alam semesta sama seperti energi yang Anda terima dari alam semesta. Langkah untuk mensyukuri apa yang sudah Anda miliki dalam kehidupan adalah cara fenomenal untuk berfokus pada hal positif. Dengan menyisihkan waktu untuk berfokus pada apa yang sudah Anda miliki dalam kehidupan, menyadari nasib baik dan menghargainya, maka Anda secara otomatis akan merasa lebih baik.

11.    Memilih Teman dengan Hati-hati 

“Jauhi orang-orang yang mencoba mengecilkan ambisimu. Orang kerdil selalu melakukannya, tapi orang yang benar-benar hebat membuatmu merasa bahwa kau, juga, bisa jadi hebat.” –Mark Twain-

Saya ingat semasa remaja, Ibu selalu mengatakan kepada saya: “Katakan siapa teman-temanmu, dan Ibu akan mengatakan siapa kamu.”

Anda harus memilih teman dengan hati-hati. Kelilingi diri Anda dengan orang-orang positif. Anda mungkin bertanya-tanya, “Bagaiman cara mengelilingi diri saya dengan orang positif bila sebagian besar oranng di luar sana cenderung tak bahagia dan negatif?”

Apakah Anda membuat diri Anda  dikitari orang-orang yang mendukung Anda? Apakah Anda menjadi terilhami, riang, dan penuh dengan energi positif setelah bertemu mereka? Atau apakah Anda akhirnya selalu memberi nasihat serta merasa capek hati dan terbebani setelah bertemu dengan mereka? Orang-orang yang membuat Anda lelah secara emosional adalah penguras energi.

Summary by Coach Margetty Herwin

Jika Anda seorang pebisnis, professional yang ingin menjadi pebisnis ataupun personal yang ingin menemukan potensi terbaik yang ada dalam diri Anda, silahkan hubungi Master Coach Margetty Herwin, di margetty@yahoo.com atau SBCF Office 7502788 dan 75816337

Untuk mendapatkan sesi Business Diagnosis Gratis, dan mendapatkan info mengenai jadwal dan topic seminar kami, silahkan contact via email margetty@yahoo.com Atau join di website saya http://www.smartbisniscoach.com

 

 

Margetty Herwin is a Certified Master Coach: 1. Life Coach, 2. Executive Coach, 3. Business and Money Coach, 4. NLP Coach & Time Line Therapy, 5. Green Belt Six Sigma Coach. 6. Master Trainer STRATEGYZER Business Model 7. Graphology My Vision: Wealth, Abundance and High Performance through Coaching My Mission: "Making Many People Happier, Wealthy and Abundance in life and business, with Coaching and Business Re-education “ "Creating 1 Million Billionaire in Indonesia" My Positive Value and Culture: 1. Success 2. Meaningful 3. Accountable 4. Result Oriented 5. Trust

0 comments on “Law of Attraction (Sonia Ricotti)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: