business Business System Business Tips Management & Control

Ciptakan System Bisnis dengan BUSINESS BLUEPRINT (Anda Harus Membacanya)

Business Blueprint adalah suatu diagram atau chart mengenai gambaran bisnis secara keseluruhan yang harus sangat diperhatikan oleh para pengusaha, pemimpin ataupun para eksekutif yang benar-benar ingin dapat mengatur dan mengelola bisnisnya dengan...


 

Business_blueprint

Business Blueprint adalah suatu diagram atau chart mengenai gambaran bisnis secara keseluruhan yang harus sangat diperhatikan oleh para pengusaha, pemimpin ataupun para eksekutif yang benar-benar ingin dapat mengatur dan mengelola bisnisnya dengan baik dan benar.

Ada 4 hal mendasar yang harus sangat diperhatikan jika kita membangun bisnis:

Pertama,       Apakah kita tahu kemana arah bisnis kita saat ini?

Banyak dari para pebisnis atau pengusaha yang tidak jelas apa yang mereka ingin capai di dalam bisnisnya. Hal ini akan mengakibatkan dalam mengarahkan team ataupun siapapun yang ada dalam bisnis tersebut juga jadi tidak jelas.

Atau mereka menuju ke arah yang berbeda, sehingga bisnis juga menuju ke arah yang tidak diinginkan.

Kedua,           Bagaimana dengan  aturan ataupun ketentuan yang disepakati untuk                       dilakukan?

Jika aturan ataupun ketentuan yang disepakati tidak jelas atau bahkan tidak ada, maka bisnis tersebut tidak ada batasan yang harus dilakukan, sehingga semua orang yang ada di dalamnya mempunyai aturan sendir-sendiri sehingga tidak terintegrasi dan tersistemasi secara baik. Akibatnya akan susah untuk dibuat ukurannya.

Ketiga,           Apakah dalam bisnis tersebut dapat diukur segala sesuatunya?

“Jika Anda tidak dapat mengukur, maka Anda tidak dapat untuk mengaturnya”, itulah yang dikatakan oleh Peter F. Drucker. Segala sesuatu yang anda lakukan di dalam perusahaan haruslah ada alat ukurnya, dan itu harus dipahami dan diketahui oleh orang yang melakukannya dan orang yang mengawasinya.

Ke-empat     Siapa yang bertanggung jawab?

Dalam sebuah organisasi ataupun departemen haruslah jelas siapa yang memimpinnya, sehingga semua yang dilakukan ada seseorang yang mengawasi ataupun mengontrolnya, sehingga semua lini atau bagian ada rantai tanggungjawab yang jelas dan ada yang mengarahkan.

Jadi dari ke-empat hal di atas dapat disimpulkan, kita harus memiliki TUJUAN, ATURAN, UKURAN. Dan TANGGUNG JAWAB.

 

Mari kita jabarkan dari ke-empat hal yang tergambar pada diagram di atas tersebut dengan lebih rinci satu persatu:

TUJUAN

Tujuan dalam suatu bisnis dapat berupa tujuan jangka panjang dan tujuan jangka pendek. Dalam melakukan bisnisnya terkadang sebuah perusahaan hanya mempunyai tujuan untuk menciptakan profit yang maksimal. Perlu kita pahami bersama bahwa profit dan omset adalah hasil dari apapun aktivitas yang kita lakukan di bisnis, dan hasil tidak akan dapat berubah jika kita tidak pernah merubah apapun yang kita lakukan di dalam menjalankan bisnis.

Seseorang tidak akan mengubah cara dan perilakunya dalam melakukan sesuatu di perusahaan, jika mereka tidak mengetahui kemana arah perusahaan mereka dengan jelas.

VISION dalam perusahaan adalah tujuan jangka panjang yang mutlak harus dimiliki oleh perusahaan, dan sifatnya adalah suatu tujuan yang ingin dituju oleh perusahaan yang tidak diketahui kapan perusahaan akan mendapatkannya. Visi haruslah dapat memberi inspiratif dan motivasi bagi semua orang yang ada dalam perusahaan tersebut.

Visi yang dimiliki dapat diturunkan ke dalam beberapa MISSION yang akan dilakukan oleh perusahaan di dalam mencapai visi tersebut. Misi ini haruslah sangat dimengerti dan diketahui oleh semua orang yang ada di perusahaan sehingga semua orang mengarah ke tujuan yang sama untuk mencapai visi yang diinginkan.

Misi yang akan dijalankan sebaiknya dibagi menjadi beberapa GOAL yang dapat dicapai dalam jangka waktu yang lebih pendek dan secara bertahap. Jika visi dan misi sebaiknya tidak berubah dalam jangka waktu yang pendek, maka goal ini jangka waktunya bisa 1 tahun, 6 bulan bahkan per-3 bulan. Dalam menyusun goal haruslah SMART (Specific, Measurable, Achievable, Realistic, and Time bound) jadi perhatikan kriteria tersebut dalam menyusun goal sehingga jelas dan akurat hal yang ingin dicapai secara bertahap.

Goal yang ditetapkan secara periodik haruslah dijabarkan dalam ACTION PLAN atau rencana kerja yang jelas,sehingga dalam melakukannya dapat diketahui oleh semua orang tahapan yang harus dilalui untuk mencapainya.

Goal dan action plan inilah yang dapat selalu berubah secara periodik, sehingga secara bertahap misi yang dilakukan dibagi dalam beberapa goal, menuju visi yang diinginkan oleh perusahaan.

Yang harus sangat diperhatikan dalam perusahaan mencapai tujuannya, mereka haruslah dibatasi dengan CULTURE, ATTITUDE, dan PERSONALITY. Apa ke-3 hal yang baru disebutkan tersebut?

Budaya yang sangat berpengaruh terhadap perilaku dan kepribadian sangatlah penting untuk dimiliki oleh perusahaan. Bagaimana jadinya jika sebuah perusahaan tidak memiliki budaya yang harus selalu dihormati oleh seluruh orang yang ada di perusahaan? Tentunya perusahaan tersebut akan tidak ada batasan untuk saling menghargai dan menghormati bagi sesama anggota yang ada dalam perusahaan tersebut. Akibatnya perilaku yang ada pun mungkin tidak dapat dikendalikan oleh perusahaan. Culture sangat penting dan selayaknya ada dalam sebuah perusahaan yang memiliki banyak kepribadian yang berbeda di dalamnya.

ATURAN

Aturan adalah sebuah kesepakatan yang dituangkan dalam sebuah konsep ataupun bentuk yang disepakati untuk dijalankan dan dipatuhi untuk dilaksanakan. Ada banyak aturan dalam perusahaan yang harus ditaati oleh semua anggota di dalam perusahaan. Yang paling umum adalah SOP (Standard Operational Procedure) ini adalah standar operasi yang harus disepakati oleh karyawan dalam menjalankan perusahaan. Ada juga Peraturan Perusahaan yang mengatur sesuatu hal yang bersifat umum. Bagi setiap profesional kerja, mereka harus memiliki JOB DESC, agar dalam melakukan pekerjaannya punya batasan tanggung jawab dan wewenang. Dalam aturan di keuangan, kita memiliki CASH FLOW BUDGET, sehingga semua yang kita keluarkan sesuai anggaran kas yang diatur. Untuk sales dan marketing, semua perusahaan memiliki aturan dan strategi yang harus dijalankan yang nantinya dapat diukur. Bagi perusahaan skala menengah bahkan besar kita mengenal yang namanya BALANCE SCORE CARDS, yaitu suatu alat ukur yang dimiliki untuk keseimbangan antara Finance, Customer, Internal Business Process dan People, yang selalu dipantau agar tujuan dapat dicapai.

UKURAN

Jika Tujuan dan Aturan telah dimiliki oleh sebuah bisnis, maka jangan lupakan UKURAN. Ukuran ini biasa dikenal KPI (Key Performance Indicator) yang merupakan target ukuran pencapaian untuk masing-masing performance kerja yang ada dalam perusahaan. Biasanya setiap unit kerja atau professional memiliki paling banyak 3 KPI untuk dipakai sebagai ukuran pencapaian kinerja.

Dalam pelaksanaannya banyak para pebisnis yang merasa teamnya tidak perform dan memaksakan mereka untuk selalu mencapai KPI mereka. Dari beberapa pengalaman yang saya pelajari dan dapat dari beberapa buku yang dibaca, saya menemukan apa yang menyebabkan seorang professional tidak mencapai KPI mereka, jawabannya adalah mereka tidak memiliki KNOWLEDGE yang cukup, atau pekerjaan tersebut bukan PASSION mereka, bahkan mungkin INTENTION mereka bukan di bidang tersebut. Jadi perhatikan KPI (Knowledge, Passion, Intention) dari para professional yang ada di perusahaan Anda.

Coba perhatikan penyakit yang banyak membunuh manusia di dalam kehidupannya selama bekerja keras. Yang pertama adalah STROKE yang identik dengan KNOWLEDGE, JANTUNG yang identik dengan PASSION yang adanya di HEART, dan LIVER yang identik dengan INTENTION yaitu selalu bekerja keras tanpa tujuan sehingga mengabaikan kesehatan mereka.

TANGGUNG JAWAB

Unik memang kalau kita memperhatikan beberapa faktor di atas. Yang tidak kalah pentingnya adalah tanggung jawab, dalam diagram di atas coba kita perhatikan bagian yang ada di sebelah kiri segitiga, di situ tertulis OWNER atau SHAREHOLDERS yang berada pada tingkatan yang sama dengan VISION, hal ini menjelaskan bahwa owner lah yang bertanggung jawab dalam menentukan kemana visi perusahaan ini dituju. Di lapisan kedua terlihat GENERAL MANAGER, CEO, atau PRESDIR, merekalah yang bertugas menjalankan MISSION perusahaan. Sedangkan di lapis ke-3 ada MANAGER yang bertugas membuat GOAL untuk departemennya masing-masing yang harus sesuai dengan misi dan visi yang ingin dicapai perusahaan. Dalam membuat goal seorang manager haruslah bersama TEAM nya untuk merumuskan ACTION PLAN agar dapat dicapai secara kelompok dan disepakati secara bersama. Yang ada di level paling bawah adalah INDIVIDU yang merupakan bagian dari team yang selalu diukur ATTITUDE nya dalam melakukan pekerjaan.

Dari penjabaran saya di atas sekarang terlihat jelas dalam sebuah BLUEPRINT perusahaan dimana semua personil dan bagian saling berhubungan untuk dapat bersama-sama membangun perusahaan.

Semoga apapun yang direncanakan, dilakukan dan diukur dapat saling menunjang sehingga semua yang ada di dalam perusahaan dapat merasakan manfaatnya.

GREAT SUCCESS

Coach Margetty Herwin

 

Jika Anda seorang pebisnis, professional yang ingin menjadi pebisnis ataupun personal yang ingin menemukan potensi terbaik yang ada dalam diri Anda, silahkan hubungi Master Coach Margetty Herwin, di info.sbcf@gmail.com atau hubungi SBCF Office, 7502788, 75816387.

Untuk mendapatkan sesi Business Diagnosis Gratis, dan mendapatkan info mengenai jadwal dan topic seminar kami, silahkan contact via email info.sbcf@gmail.com Atau join di website saya www.smartbisniscoach.com

Simak Radio Live Streaming Coach Getty: http://www.businesscoachradio.com

Margetty Herwin is a Certified Master Coach in the field of Life Coach, Executive Coach, Business and Money Coach, NLP Coach, Time Line Therapy, Green Belt Six Sigma Coach. He is also a Graphologist who has the ability to know a person's character through their handwriting. And the last one is a Master Trainer Business Model from Strategyzer. My Vision: Wealth, Abundance and High Performance through Coaching My Mission: "Making Many People Happier, Wealthy and Abundance in life and business, with Coaching and Business Re-education “ "Creating 1 Million Billionaire in Indonesia" My Positive Value and Culture: 1. Success 2. Mindful 3. Accountable 4. Result Oriented 5. Trust

1 comment on “Ciptakan System Bisnis dengan BUSINESS BLUEPRINT (Anda Harus Membacanya)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: