Coaching Management & Control Marketing Sales

Build Rapport with Your Client


IMG_9657
Definition of Rapport:
The process of Matching or Mirroring someone so that they accept, uncritically, the suggestions you give them. (Originally in Hypnosis ‘Rapport’ had a different meaning, which was, a state where the subject in Hypnosis sees, hears only the Hypnotherapist)
This is not the meaning in NLP where it relates to establishing trust and rapport between two people.
Desired Outcome:
To be able to establish rapport with any person, at any moment in time.
Theory:
A. Communication is:
  • 7% WORDS
  • 38% TONALITY
  • 55% PHYSIOLOGY

B. When people are like each other, they like each other. Rapport is a process of responsiveness, not  necessarily “liking”.

Process:
A. Rapport is established by matching & mirroring
B. The major elements of rapport: Mirroring – Matching (Key elements marked with “*”)
PHYSIOLOGY (55%)
  • Posture *
  • Gesture
  • Facial expression & blinking *
  • Breathing
TONALITY (38%)
  • Voice
  • Tone (pitch)
  • Tempo (speed)
  • Timbre (quality)
  • Volume (loudness)
WORDS (7%)
  • Predicates
  • Key words
Common experiences & associations
  • Content chunks

BUILD VERBAL RAPPORT
Contoh:
  • Aku benar-benar ingin tahu apakah Anda bisa memberitahu saya … bagaimana yang berhubungan dengan peningkatan penjualan.
  • Saya menemukan diri saya penasaran …
  • Bagaimana bisa melanjutkan hasil kamI.
  • Betulkan saya jika saya salah di,
  • tetapi. . .
  • Saya ingin tahu apakah Anda akan memberitahu saya…
  • Ketika Anda berbicara dengan saya, saya menemukan diri saya bertanya-tanya. . .
  • Pernahkah Anda memperhatikan bahwa. . .
  • Apakah Anda menyadarinya …
  • Ini menarik . .
  • Maukah Anda memberitahu saya. . .
Build Rapport dengan Backtracking
Backtracking adalah powerful tool untuk build rapport. Ini berarti mengatakan kembali dan/atau meringkas informasi kepada klien (atau kelompok dengan siapa Anda berinteraksi) tentang apa yang Anda pikirkan dikomunikasikan kepada Anda. Ketrampilan Coach akan menjadi lebih kuat, karena Anda belajar untuk ‘pace’ klien, dengan cara mencocokkan gerakan mereka dan menggunakan nada, tempo, volume, pitch dan karakter bahasa client. Ketika melakukan backtracking, penting untuk terus menyesuaikan perilaku Anda sendiri berdasarkan tanggapan Anda dapatkan dari klien Anda (komunikasi cybernetic).
Anda menjadi mekanisme ‘umpan balik’, yang memungkinkan perilaku klien untuk mendorong
tanggapan Anda.
Backtracking digunakan:
  1. Untuk membuat hubungan dengan klien Anda. Backtracking sampai Anda mendapatkan respon kesepakatan kongruen dengan klien. Juga melihat dan mendengarkan kata-kata kecil yang kongruen. Mereka mungkin berisi informasi penting.
  2. Untuk mengembangkan “Resource State” Anda sendiri. Backtracking ketika Anda bingung. Kebingungan adalah sinyal untuk backtracking.
  3. Untuk meringkas (menggunakan kata-kata klien Anda) dan mengingat informasi sebelumnya tertutup. Backtracking menjelaskan untuk Anda apa yang Anda pahami, dan menawarkan klien Anda kesadaran dan kejelasan yang lebih besar.
Contoh frase backtracking
  • Biarkan aku menjadi jelas tentang ini …
  • Biarkan saya melihat apakah pemahaman saya benar …
  • Dengan kata lain … Apakah itu benar?
  • Sekarang saya berpikir bahwa kita setuju bahwa … Apakah saya benar? Apakah saya mendapatkan semua poin?
  • Jadi apa yang Anda pada dasarnya mengatakan adalah… Apakah itu benar?
Contoh frase more backtracking
  • Saya ingin hanya mundur sejenak …
  • Ini adalah hal-hal yang dilakukan selama ini …. Apa yang masih harus dilakukan?
  • Saya mengerti bahwa apa yang Anda inginkan … dan apa yang Anda sekarang memiliki adalah …
  • Untuk menjadi benar-benar yakin kita berada dalam perjanjian …
  • Mari kita tinjau informasi penting yang telah kita bahas sejauh ini.

Jika ingin menamakan hasil: Mintalah Izin

Frame ini sangat cocok untuk menjaga hubungan selama interogasi bisnis. Ini adalah bingkai mini backtrack.

Contoh:

1. Untuk tujuan …

  • Untuk tujuan memberi informasi kepada Anda, Saya ingin memberikan alamat dan nomor telepon…
  • Untuk tujuan penulisan laporan saya ingin tahu. . .

2. Jika …

  • Jika kita bisa mendapatkan solusi yang sangat cepat, saya ingin. …
  • Jika kita bisa membuat keputusan, maka beritahu saya tentang. …

Margetty Herwin is a Certified Master Coach in the field of Life Coach, Executive Coach, Business and Money Coach, NLP Coach, Time Line Therapy, Green Belt Six Sigma Coach. He is also a Graphologist who has the ability to know a person's character through their handwriting. And the last one is a Master Trainer Business Model from Strategyzer. My Vision: Wealth, Abundance and High Performance through Coaching My Mission: "Making Many People Happier, Wealthy and Abundance in life and business, with Coaching and Business Re-education “ "Creating 1 Million Billionaire in Indonesia" My Positive Value and Culture: 1. Success 2. Mindful 3. Accountable 4. Result Oriented 5. Trust

1 comment on “Build Rapport with Your Client

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: