Business Methodology Corporate Tips Personal Development Seminar & Event

DIGITAL DISRUPTION Berdampak MUSNAH atau MUDAH


Semangat Pagi SMARTpreneur Indonesia,…..

Selamat Tahun Baru 2018 dan bersiap untuk melakukan perubahan besar dalam era baru “Digital Disruption” yang saat ini melanda dunia bisnis.

Digital Disruption adalah suatu kondisi yang terjadi akibat perubahan Teknologi Digital dan bentuk Model Bisnis dalam era digital yang dapat berakibat kepada sebuah kemudahan, kecepatan, kejelasan dan keamanan sebuah kondisi bisnis yang dijalankan.

Konsep Disruption ini bisa dikatakan sebuah respon yang terjadi akibat sebuah kompetisi. Ini bukan sebuah konsep untuk Tumbuh tetapi dapat mengakibatkan sebuah perubahan yang signifikan untuk Tumbuh dan Berkembang.

Disruption sangat berpengaruh bagi dunia bisnis saat ini yang telah dimulai dari tahun 2015, dengan bermunculannya aplikasi-aplikasi bisnis yang membantu para masyarakat dalam melakukan transaksi bisnis atau kegiatan rutin melalui SMARTPHONE mereka masing-masing.

Para pengusaha maupun pebisnis tidak bisa mengabaikan kondisi Disruption ini. Mereka akan menerima kondisi secara perlahan atau cepat menjadi Musnah atau mulai mentransformasi Model Bisnis mereka menjadi Mudah dan Murah bagi pelanggannya.

Akibat Digital Disruption bagi Aktifitas Masyarakat dan Bisnis saat ini:

Diawali pada tahun 2015 banyak orang yang menyadari bahwa kemudahan digital mulai berakibat kepada hilangnya pekerjaan mereka yang memiliki kemampuan untuk dapat digantikan oleh sistem otomatis atau aplikasi.

Seperti Teller di Bank, penjaga pintu tol, pekerja transportasi konvensional, pramuniaga toko dan karyawan di Mal perbelanjaan sudah bertahap dikurangi akibat biaya Fixed Cost dari usaha yang semakin tinggi. Mereka yang beraktifitas secara fisik dan konvensional, semua tergantikan dengan aplikasi dan sistem yang lebih modern, mudah dan cepat yang lebih efisien juga bermanfaat.

Jika perusahaan konvensional tetap mempertahankan cara-cara lama mereka dalam berbisnis, maka cepat atau lambat akan segera musnah.

Kita ambil contoh Sistem Transportasi Online seperti GRAB, UBER, dan GOJEK yang fenomenal dan dapat membuat repot semua bisnis transportasi konvensional serta pemerintah dalam mengantisipasi dan menghadapi kemudahan teknologi dan aplikasi tersebut.

Aplikasi Transportasi Online bukan lawan perusahaan transportasi konvensional, karena sudah pasti sistem aplikasi tidak memiliki asset, fixed cost rendah, serta tidak memerlukan biaya perawatan, manajemen kantor, biaya perizinan, serta sistem administrasi yang memerlukan biaya tinggi. Semua yang mengakibatkan Fixed Cost besar tergantikan dengan kemudahan dan kecepatan proses aplikasi digital.

Aplikasi dalam dunia keuangan seperti FINTECH telah membuat banyak kemudahan dalam transaksi keuangan dan perbankan, yang akan menggantikan peran kerja konvensional teller bank.

Aplikasi Booking Hotel dan Homestay Service untuk para wisatawan berlibur secara langsung membuat semua Agen-agen travel konvensional akan tutup, karena kalah cepat dan mudah.

Sistem Transportasi Online dan Keuangan Online hanya membutuhkan SMARTPHONE yang saat ini Mudah dan Murah untuk dimiliki oleh masyarakat. Dan konsep yang dilakukannya adalah secara Economic Sharing, yaitu ber-Coopetition untuk menggunakan Sumber Daya yang dibutuhkan secara bersama untuk menjadi lebih mudah, cepat, murah dan aman.
Bagaimana Para Pebisnis dan Pelaku Bisnis mengantisipasi Digital Disruption ini?

Yang paling tepat saat ini adalah kita juga melakukan Self Disruption untuk PERSONAL dan BISNIS yang kita jalankan saat ini.

Belajar dan berlatih secara konsisten terhadap aktifitas dan bisnis yang Anda lakukan saat ini adalah suatu hal yang mutlak harus dilaksanakan. Re-design Business Model usaha Anda dengan mengetahui apa yang saat ini benar-benar membantu kebutuhan pelanggan dari produk dan jasa yang Anda miliki.

 

 

 

Self Disruption untuk PERSONAL agar tetap memiliki Keunggulan:

Perhatikan 3 hal penting di bawah ini yang harus benar-benar diubah menjadi jauh lebih baik agar HASIL yang Anda miliki jauh lebih besar seperti yang diperoleh oleh sistem aplikasi online saat ini:

  1. Self Disruption untuk POLA PIKIR (Thinking-Mindset)
    Dalam artikel saya sebelumnya bagian ini juga sering dibahas, bahkan dari 10 tahun yang lalu mengawali Coaching Program yang saya lakukan.
    Dalam Self-Disruption Pola Pikir ini Anda berupayalah untuk berpikir dalam hal yang tidak terpikir sebelumnya untuk membuat bisnis Anda lebih tumbuh, dan mulailah untuk menerima sudut pandang yang berbeda dari semua kolega bisnis dan berdiskusi apa yang menjadi Keinginan atau Ketidaksukaan Pelanggan Anda terhadap bisnis yang sedang dilakukan.
    Mulai berpikir untuk mendevelop Value dan Produk unggulan serta strategi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan serta mengatasi keluhan serta perbaikan pelayanan yang dilakukan.
    Berpikirlah jauh ke depan untuk dapat mengatisipasi hal yang tidak diduga mengganggu aktifitas bisnis dan pekerjaan Anda.
  2. Self Disruption POLA DIRI (Being-Value)
    Mendisrupsi Nilai diri (Value) yang ada dalam diri Anda untuk lebih beradaptasi dengan perubahan kondisi yang semakin cepat dan serba tidak terprediksi ini.
    Sifat dan nilai untuk dapat berkolaborasi dan bekerjasama untuk kemajuan yang lebih pesat dibandingkan sifat yang mau menang sendiri. Upaya yang dilakukan secara bersama dengan menyatuka Value yang kuat akan lebih cepat bertahan dalam kondisi saat ini. Mau berbagi sumber daya yang dimiliki agar dapat dimanfaatkan secara bersama yang saling menguntungkan dalam konteks bisnis yang sinergi. Jika Anda tetap dalam Pola Diri Anda yang lama maka ide dan insipirasi baru tidak akan diperoleh untuk dapat terus berkembang. Bangun Nilai Sinergi antara Vendor dan Supplier Anda secara bersama agar dapat membangun kolaborasi bisnis yang kuat.
  3. Self Disruption POLA KERJA (Doing-Process)
    Pola Kerja yang perlu didisruption adalah yang merupakan sistem konvensional menjadi sistem yang menggunakan aplikasi yang dapat membuat lebih mudah, murah dan cepat. Cara-cara birokrasi yang rumit yang tidak ada Added Value nya harus segera Anda Disruption dan gantikan dengan yang lebih efisien. Pola Kerja tim Anda yang masih manual dapat diubah menggunakan aplikasi yang lebih modern yang saat ini sebagian besar tools manajemen yang ada di aplikasi, murah dan mudah untuk digunakan. Tidak ada lagi sistem kerja yang hanya mengandalkan manual, semua permintaan kerja dapat dengan mudah dilakukan. Saat ini muncuncul banyak aplikasi untuk mengatur pekerja kasar secara digital dan dapat dijamin keamanannya. Jadi segera lakukan Self Disruption bisnis Anda sendiri sebelum terdisrupsi oleh kondisi yang tidak pernah diduga sebelumnya.

 

 

 

Self Disruption untuk BISNIS yang harus segera dilakukan:

  1. Lakukan Re-Design Business Model untuk bisnis dan usaha yang Anda lakukan saat ini:002-the-business-model-canvasAda beberapa hal yang perlu Anda Design ulang dan bicarakan dengan seluruh Team Bisnis Anda:
    1. Siapa Customer Segment Anda yang saat ini memberikan kontribusi Omset dan Profit yang besar?
    2. Apa Value dan Mengapa mereka mau membeli produk dan jasa Anda perlu Anda tetapkan kembali dan isi di kolom Value Proposition?
    3. Bagaimana Customer Segment tersebut dapat memperoleh Value Anda, dengan mensepakati Channels Distribution yang tepat dalam bisnis Anda?
    4. Siapa dan Apa yang akan selalu menjaga Channels tersebut lancara dengan menetapkan strategi Customer Relationships?
    5. Tentukan Revenue Stream utama saat ini sebagai jalur uang masuk (Income) ke dalam bisnis Anda?
    6. Apa saja Key Resources yang harus Anda jaga untuk aktifitas dan proses bisnis dapat stabil berjalan?
    7. Apa Key Activities yang dilakukan agar selalu dapat dikontrol dan diukur efesiensi, efektifitas dan produktifitasnya, agar profit Anda meningkat?
    8. Siapa saja yang dapat Anda jadikan Key Partnerships dalam bisnis agar terjadi sinergi dan saling menguntungkan yang dapat saling berbagi Sumber Daya sehingga menjadi murah dan mudah untuk didapat?
    9. Apa saja Cost Structures yang menjadi perhatian Anda pemilik bisnis agar bijak dalam mengeluarkan pembiayaan bisnis?Beberapa klien yang saya dampingi bisnisnya dengan Coaching Program dapat tumbuh luar biasa karena dapat melihat bisnisnya secara jelas dalam 9 elemen di atas dan bisa mengantisipasi Badai Disruption yang melanda.
  2. Lakukan Value Proposition Design Mapping untuk mengetahui keinginan dan keluhan pelanggan Anda dengan menemukan Strategi yang tepat untuk membuat Value dan Produk Anda mereka beli.value_proposition_canvasDalam Tools VPD ini yang perlu Anda lakukan adalah:
    (Pastikan untuk Diskusi VPD ini dilakukan 1 VPD untuk 1 Customer Segment)
  1. Tentukan Customer Jobs yang terbantu dengan Jasa dan Produk yang Anda miliki?
  2. Pastikan anda tahu apa Customer Gain yang harus disediakan atau dilengkapi dari Produk dan Jasa yang akan Anda berikan?
  3. Apa yang menjadi Customer Pain yang harus segera diantisipasi, agar pelanggan Anda tetap membeli produk dan jasa Anda?
  4. Sepakati dengan Team Kunci di Bisnis Anda, Apa Product & Values yang akan Anda berikan untuk mendapatkan kepuasan pelanggan?
  5. Tentukan Strategi Pain Reliever untuk mengantispasi kekecewaan dan keluhan pelanggan?
  6. Apa Strategi Gain Creator yang akan dijalankan, agar keinginan pelanggan selalu terpenuhi?

Lakukan Simulasi dengan Tools VPD ini untuk setiap Customer Segment yang akan Anda tuju bersama semua Leaders Kunci yang mempengaruhi bisnis Anda agar dapat mengantisipasi badai Disruption dangan Sinergi kuat di Internal perusahaan.

 

 

Demikian Penjelasan Singkat saya terhadap bagaimana Anda secara PERSONAL dan BISNIS dapat mengantisipasi masalah DIGITAL DISRUPTION yang saat ini sedang melanda dunia bisnis di seluruh negara.

Silakan ikuti Seminar dan Workshop yang saya lakukan tentang Coaching dan Bisnis yang khususnya mengenai Business Model dan Value Proposition dengan mendaftar ke kator saya SBCF Office di 7502788 dan 75816337.

Atau Anda juga dapat diaturkan bertemu oleh saya untuk FREE BUSINESS DIAGNOSIS.

Great Success untuk Anda para SMARTpreneur Indonesia.

Margetty Herwin is a Certified Master Coach: 1. Life Coach, 2. Executive Coach, 3. Business and Money Coach, 4. NLP Coach & Time Line Therapy, 5. Green Belt Six Sigma Coach. 6. Master Trainer STRATEGYZER Business Model 7. Graphology My Vision: Wealth, Abundance and High Performance through Coaching My Mission: "Making Many People Happier, Wealthy and Abundance in life and business, with Coaching and Business Re-education “ "Creating 1 Million Billionaire in Indonesia" My Positive Value and Culture: 1. Success 2. Meaningful 3. Accountable 4. Result Oriented 5. Trust

0 comments on “DIGITAL DISRUPTION Berdampak MUSNAH atau MUDAH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: