Business Methodology Personal Development Seminar & Event

Jakarta Leaders “Out Of The Box” Mindset through Coaching


Salam Sukses Sejahtera SMARTpreneur Indonesia,…!

Dalam Seminar 1 Hari Pemimpin “Out of The Box” yang saya bawakan di Balaikota DKI Jakarta dengan Pak Wagub Sandiaga Salahuddin Uno, wawasan seorang pemimpin haruslah dapat dikembangkan dari sudut pandang yang berbeda.

Pak Wagub dalam kesempatan seminar ini memberikan pandangan berpikir Out of The Box untuk melakukan innovasi di kalanganCamat dan Lurah DKI dari 3 box penting:

 

  1. The People Focus Box, 
    “People Focus Box” adalah kemampuan mendengar dan menganalisa persepsi, mimpi, harapan, kesulitan dan aspirasi publik. bagian inilah yang menjadi tanggung jawab Pak Gubernur dan Wagub DKI untuk benar-benar dijalankan.
    Bagian ini juga berhubungan dengan bagaimana mencoba dan menguji Ide serta Solusi sambil menelaah respon publik terhadap keluhan dan usulan perbaikan.
    Analisa data aspek kemanfaatan, perubahan perilaku dan tolak ukur projektif akan dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan.
  2. The Stretched-Goals Box
    Berusaha untuk mencapai atau melebihi ide dan target yang ditetapkan secara konkrit, terukur dan berdampak. Historis pencapaian akan dijadikan referensi untuk menetapkan target yang agresif untuk menumbuhkan semangat dan lompatan prestasi.
    Perubahan dan innovasi dilakukan untuk mencapai hasil yang terbaik dengan kolaborasi yang menambah daya jangkau secara maksimal.
  3. The Sustain-Ability Box
    Fokus terhadap target yang ditetapkan secara Ikhtiar, terus menerus dan berkelanjutan. Inovasi dan perbaikan akan terus dipantau setiap waktu secara berkelanjutan untuk mengisi ketertinggalan. Pemimpin harus selalu berkontribusi pada pencapaian strategis dan menjadi Innovator untuk menyelesaikan hambatan dan mencapai hasil terbaik.

OutOfTheBox-BACKDROP-DKI-1

Untuk mencapai 3 hal tersebut, pembekalan terhadap Metode Kepemimpinan menjadi hal penting yang dilakukan. Coach Margetty Herwin dengan Metodologi Coaching memberikan paparan untuk dapat mengimplementasikannya, agar para Camat dan Lurah mudah untuk melaksanakan strategi menjadi Pemimpin yang Out of The Box tersebut.

 

Metode menjadi Pemimpin Out of The Box yang dilatih adalah:

  1. Leaders Positioning
    Bagaimana menjadi seorang pemimpin dapat membangun komitmen, kesepakatan,  kepercayaan dan tanggung jawab bagi seluruh orang yang berada di lingkungan kerjanya. Kejelasan itu penting dalam menjalankan rantai perintah dan pekerjaan ke bawahan. Teknik bertanya dan mengkonfirmasi dari pesan yang diberikan menjadi hal yang sangat penting utk keberhasilan implementasi dari kebijakan pusat.
  2. 7 Prinsip menjadi Pemimpin “Out of The Box”
    Ada 7 prinsip utama yang harus dipahami dan dilatih untuk dapat menjadi pemimpin out of the box:
  1. Pemimpin Kreatif
    Berpikir secara kreatif dan dapat memaksimalkan bagaimana mindset dan Brain Function dilatih untuk selalu menemukan ide dan inovasi yang terbaik.
  2. Melatih Persepsi Positif 
    Masalah persepsi adalah tergantung bagaimana kebiasaan kita dalam berpikir dan menganalisa. Dan ini adalah masalah habit berpikir yang perlu dilatih dan dipahami agar selalu dapat mengambil sebuah pemikiran berdasarkan data atau bukti kondisi yang terjadi.
  3. Temukan Sebab
    Carilah SEBAB dari semua permasalahan yang terjadi, jangan membahas akibatnya, karena hasil dari penyelesaiannya akan berbeda. Jika mencari SEBAB akan menemukan SOLUSI, jika membahas AKIBAT akan menemukan siapa yang buat salah dan alasan agar kesalahan ditoleransi.
  4. Pertanyaan Powerful
    Bertanya yang tepat maka Anda akan mendapatkan jawaban yang Anda inginkan. Pertanyaan kepada team kerja untuk mengecek dan melatih mereka punya pikiran yang kreatif, inisiatif dan inovatif akan membantu mereka  bertanggung jawab dari setiap pekerjaan yang dilakukan. Metode bertanya yang powerful akan terbentuk, jika para pemimpin dapat melatih diri dalam teknik coaching yang terstruktur.
  5. Mendengar yang Seksama
    Mendengar adalah suatu hal yang melatihnya perlu secara bertahap, karena mis-komunikasi adalah akibat dari mendengar yang salah dan berpersepsi dari sudut pandang internal yang keliru. Kalau tidak paham bertanyalah, jangan selalu menjawab jika salah,.. “Saya pikir,….” atau “Harusnya dia tahu,…” ini adalah kata-kata mengelak atau mencari alasan dari setiap kesalahan yang terjadi.
  6. Karakter Kunci Pemimpin
    Pastikan seorang pemimpin jelas AUTHORITY yang mereka harus pahami. Mereka juga harus RESPONSIBLE atau mempunyai TANGGUNG JAWAB yang jelas terhadap semua hal yang dilakukannya. ACCOUNTABILITY atau DAPAT DIPERCAYA menjadi kondisi yang harus selalu dimiliki oleh seorang pemimpin untuk dapat menjalankan setiap amanah yang dipercayakan kepadanya. Pahami CHAIN of COMMAND, rantai kerja dalam melaksanakan tugas. Kuasai pengawasan secara MICRO MANAGEMENT agar proses dan hasil kerja selalu sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
  7. Memimpin dengan Nilai.
    Memimpinlah dengan Nilai yang telah ditentukan oleh korporasi atau instansi tempat Anda bertugas. Karena Value dari Korporasi atau Organisasi tersebut telah disepakati oleh seluruh anggota yang ada dalam organisasi. Bangun pengembangan Karakter Pemimpin dengan Metode VALUE-PEOPLE-PROCESS untuk dapat menstrukturkan dan mensistemasi organisasi.

 

  • Menggunakan GOVERNMENT MODEL CANVAS untuk mensinergikan semua bagian dalam organisasi. 
    Metode Government Model Canvas adalah sebuah Design Thinking Tools  yang dapat dengan mudah dilakukan dan dipahami secara diskusi dengan semua Key Person dalam organisasi yang dapat diturunkan secara terstruktur dalam strategi kerja bagi tim pelaksana. Teknik ini sama dengan metode Business Model Canvas yang dikembangkan oleh Alexander Ostewalder dengan Strategyzer Academy-nya dalam membantu perusahaan korporasi menyesuaikan model bisnisnya dengan kondisi ekonomi yang tidak jelas seperti saat ini.
    Ada 9 elemen yang akan diatur dan distrukturkan dalam GMC, yaitu:
    Public Segments, Government Value, Gov. Channel, Gov. Relationship, Government Income/Source, Gov. Key Resource, Gov. Key Activities, Gov. Partnership dan Gov. Budget Control. (Materi penjelasan Metode ini akan saya jelaskan dalam Artikel tersendiri)

 

 

Demikian penjelasan saya tentang bagaimana melakukan Coaching kepada para Pimpinan/Leaders agar memiliki pemikiran “Out of The Box”.

Jika Organisasi atau Instansi Anda di Pemerintahan Daerah, Kota atau Kementerian dan Departemen ingin mengetahui lebih lanjut tentang Teknik dan Metodologi Government Model Canvas yang dapat mensinergikan para pimpinan dengan semua bagian yang ada dalam organisasinya, dapat menghubungi SBCF Office di 7502788 atau 75816337 untuk diaturkan waktu bertemu dengan Master Coach Margetty Herwin.

Silakan daftarkan diri Anda di link ini:
https://coachmargetty.com/fill-your-database-for-free-online-coaching-or-business-diagnostics/

Margetty Herwin is a Certified Master Coach in the field of Life Coach, Executive Coach, Business and Money Coach, NLP Coach, Time Line Therapy, Green Belt Six Sigma Coach. He is also a Graphologist who has the ability to know a person's character through their handwriting. And the last one is a Master Trainer Business Model from Strategyzer. My Vision: Wealth, Abundance and High Performance through Coaching My Mission: "Making Many People Happier, Wealthy and Abundance in life and business, with Coaching and Business Re-education “ "Creating 1 Million Billionaire in Indonesia" My Positive Value and Culture: 1. Success 2. Mindful 3. Accountable 4. Result Oriented 5. Trust

0 comments on “Jakarta Leaders “Out Of The Box” Mindset through Coaching

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: