Bagaimana memilih Seorang Coach untuk Anda?

Jika Anda belum pernah mencari Coach sebelumnya, berikut adalah beberapa tips tentang cara untuk memahami hal tersebut.

Apakah hubungan Coaching itu?

  1. Anda akan bertemu dua kali sebulan dengan Coach pribadi Anda, selama 30 sampai 60 menit setiap kali (Coach yang berbeda menawarkan paket pelayanan yang berbeda).
  2. Anda akan memilih apa yang ingin Anda lakukan, langkah-langkah tindakan yang ingin Anda ambil, dan menetapkan kecepatan Anda sendiri. Coach membantu Anda memfokuskan ide-ide Anda ke tujuan dan langkah-langkah tindakan, mendengarkan dan menantang dengan pertanyaan yang membuat Anda berpikir, serta memberikan dukungan dan akuntabilitas yang Anda butuhkan untuk ditindak lanjuti.
  3. Setiap sesi dimulai dengan laporan kemajuan dari pencapaian Goal Anda dan review langkah-langkah tindakan apa yang telah dilakukan.
  4. Kemudian Anda akan membahas langkah-langkah berikutnya, menghasilkan pilihan, masalah hambatan, dan mengembangkan satu set langkah-langkah tindakan yang ingin Anda ambil sebelum pertemuan berikutnya.
  5. Anda selalu bertanggung jawab atas apa yang Anda ingin lakukan!

Kontrak
Ketika Anda mulai dengan pelatih, Anda harus menandatangani kontrak tertulis dan apa yang Anda harapkan dari Coaching tersebut.
Biasanya pelatih akan membawa Anda melalui suatu proses dimana Anda akan mengenal tujuan Anda dan melakukan penilaian terhadap tujuan tersebut.
Jangan memulai hubungan pelatihan tanpa suatu tujuan yang pasti.

 

 

Apa yang Anda cari?
Apakah perbedaan antara pelatih yang hebat dan yang biasa-biasa saja?
Di bawah ini adalah enam hal yang harus Anda ketahui jika ingin meng-Hire seorang Coach:

  1. Apakah pelatih telah melalui program pelatihan profesional, dan apakah ia mengadakan pelatihan sertifikasi profesional?
  • Coach telah menjadi semacam kata kunci di dalam lingkungan kehidupan, dan banyak individu tanpa kredensial bimbingan atau bahkan tanpa pelatihan profesional menyebut dirinya Coach.
  • Coach benar-benar berbeda dari mentoring atau konseling, dan pelatihan atau pengalaman di salah satu profesi tersebut tidak serta merta membuat orang tersebut sebagai seorang Coach.
  • Cari tahu apa jenis pelatihan Coach tersebut. Sebuah pelatihan sertifikasi pelatih profesional biasanya berarti Anda telah melalui 150 jam atau lebih pelatihan Certification Coach. Tanya tentang mandat pelatih Anda?
  • Pelatihan formal bukanlah segalanya, dan ya, beberapa orang memiliki kemampuan khusus untuk Coaching.
  • Di sisi lain, apakah Anda ingin menyewa pengacara tanpa pelatihan hukum untuk mempertahankan Anda, atau rumah Anda dinilai oleh orang yang tidak bersertifikat.
  • Sesuatu yang penting harus dipertaruhkan, Anda pasti ingin bekerja sama dengan orang yang bisa Anda percaya.

2. Berapa banyak pengalaman melatih yang dimiliki oleh Coach Anda?

  • Jam terbang pelatihan mencerminkan tingkat pengalaman pelatih Anda. Bahasa standar dalam industri coaching adalah 250 jam pengalaman untuk pelatih “bersertifikat”, 800 jam untuk pelatih “profesional” dan 2500 jam untuk pelatih master (Namun, tidak semua coach ikuti rekomendasi, sehingga sebaiknya Anda dapat bertanya kepada mereka untuk menghitung berapa banyak pengalaman yang mereka miliki)
  • Coaching yang terbaik, pada umumnya datang dari coach yang lebih mempunyai pengalaman dan memiliki pendidikan sertifikasi coaching dari lembaga yang kredible pula.

3. Apakah Gambaran Coach tersebut sesuai dengan kebutuhan Anda?

  • Apakah Anda ingin dilatih dalam keterampilan bisnis atau dalam kehidupan Anda
  • Dalam mengejar impian Anda, kurangi berat badan atau dalam program diet yang sehat?
  • Coach memiliki program pelatihan yang berbeda-beda untuk melakukan hal yang berbeda. Jika Anda memiliki sebuah bisnis, Anda dapat memilih seorang pelatih bisnis dengan pelatih yang sudah pengalaman dan bersertifikasi internasional yang terpercaya.
  • Jika Anda membutuhkan pelatih untuk kehidupan Anda, maka haruslah benar-benar mengetahui seberapa kualitas Coach Anda tersebut.
  • Cari tahu apa yang pelatih Anda anggap sebagai kekuatan nya, dan jujurlah tentang siapa diri Anda dan apa yang Anda butuhkan.

4. Apa jenis karir atau pengalaman coach yang mereka memiliki?

  • Sementara Coach yang baik dapat bekerja dengan hampir semua jenis situasi (Coach adalah Change Experts, not Subject-Matter Experts), umumnya seorang pelatih yang mengetahui dan memahami dunia Anda akan dapat melatih Anda lebih efektif.
  • Pelatih yang mempunyai sertifikasi yang jelas dan sesuai dengan yang Anda butuhkan, akan sangat membantu Anda menemukan jalan keluar yang harus Anda lakukan untuk keluar dari setiap tantangan yang dihadapi.
  • Ada beberapa Sertifikasi Coach yang dimiliki oleh Master Coach Margetty Herwin sebagai seorang Professional Coach, yaitu Business Coach, Executive Coach, Life Coach, Neuro Linguistic Programming (NLP), Time Line Therapy, Hipnotherapy, Money Coach, Six Sigma Coach, Erickson Coaching International dan Master Trainer Business Model.
  • Sertifikasi-sertifikasi tersebut dikeluarkan oleh Badan yang berwenang secara Internasional seperti CCF (Certified Coach Federation-Toronto), ICF (International Coach Federation), Tad James & Co. (Sydney), Coach2Change (Sydney), Erickson International (Vancouver), MCI (Money Coach Institute-San Fransisco), dan Strategyzer Academy (Zurich, Switzerland)

5. Apakah Coach Anda menawarkan Coaching Diagnosa Bisnis Anda secara gratis?

  • Hubungan yang baik merupakan bagian penting dari hubungan coaching.
    Coach Anda harus seseorang yang diharapkan dapat mendengar Anda dan dapat dipercaya oleh Anda, sehingga Anda dapat berbicara secara jujur dan terbuka untuk mengetahui semua tantangan dan permasalahan Anda.
  • Coach Anda juga harus seseorang yang Anda hormati dan percayai.
    Sebuah sesi gratis yang memungkinkan Anda “mencoba sebelum membeli” adalah cara yang bagus untuk memeriksa kecocokan,sebelum Anda membuat komitmen.

6. Apakah Coach Anda tumbuh dan berkembang?

  • Apakah Coach Anda juga memiliki Coach?
    Kenapa hal tersebut penting, karena jika dia tumbuh dengan sendirinya dan tidak di Support oleh suatu badan atau Sertifikasi resmi yang juga tumbuh, maka Coach tersebut dapat dipertanyakan keberadaannya. Diibaratkan jika sebuah pohon tidak tumbuh lagi maka pohon tersebut akan cenderung untuk mati.

4 Point Penting yang harus Anda lihat sebelum memih Coach yang Tepat untuk Bisnis Anda:

  1. Pengalaman:
    Seorang business coach yang berpengalaman biasanya dapat memberikan perspektif yang lebih luas dan kaya dalam membantu klien mengatasi tantangan bisnis mereka.

  2. Reputasi:
    Reputasi seorang business coach dapat dilihat dari ulasan dan rekomendasi dari klien atau organisasi yang pernah bekerja sama dengannya.

  3. Sertifikasi dan Pelatihan:
    Seorang business coach yang memiliki sertifikasi dan pelatihan yang baik menunjukkan bahwa ia telah memenuhi standar tertentu dan memiliki keterampilan yang diperlukan untuk memberikan coaching yang efektif.

  4. Kompetensi:
    Seorang business coach yang kompeten memiliki kemampuan untuk mendengarkan, memahami, dan memberikan umpan balik yang membangun kepada klien untuk membantu mereka mencapai tujuan bisnis mereka.

 
 
 

Jika Anda seseorang yang ingin maju dan berkembang dan memperoleh kehidupan yang lebih baik dari saat ini maka Anda memerlukan seorang Coach. Coach Anda akan menantang Anda untuk membangkitkan potensi diri Anda atau membangunkan kekuatan Anda yang mungkin selama ini tidak disadari oleh Anda.

Jika Anda seorang pebisnis, professional yang ingin menjadi pebisnis ataupun personal yang ingin menemukan potensi terbaik yang ada dalam diri Anda, silahkan hubungi Master Coach Margetty Herwin, di [email protected]

Untuk mendapatkan sesi Business Diagnosis Gratis, dan mendapatkan info mengenai jadwal dan topic seminar kami, silahkan contact melalui WA SBCF Admin 08121145540 atau via email  [email protected]

Atau join di website saya www.smartbusinesscoach.co.id

Leave a Reply

Open chat
1
Coach Admin Support
Salam Sukses Sejahtera,...!
Apa hal yang kami dapat bantu?

Silakan Klik untuk Live Chat Via WA dengan Business Development kami,...!