5 Area Financial Review untuk Membuat Bisnis Anda Sehat dan Tumbuh
Dalam proses coaching bisnis, salah satu prioritas utama setelah proses Testing & Measuring adalah melakukan Financial Review. Tanpa pemahaman keuangan yang kuat, bisnis akan sulit berkembang bahkan rentan gagal.
Berikut adalah 5 area kunci yang wajib ditinjau secara berkala oleh setiap entrepreneur demi memastikan bisnis berjalan sehat secara finansial:
1. Laporan Laba Rugi (Profit & Loss Statement)
- Manfaat: Memahami apakah bisnis menghasilkan keuntungan atau mengalami kerugian.
- Fokus Latihan: Cek struktur biaya tetap & variabel. Identifikasi pos pengeluaran yang bisa dihemat.
- Action: Buat laporan laba rugi bulanan. Gunakan software sederhana seperti Google Sheets, Excel, atau aplikasi keuangan.
- Ukuran Keberhasilan: Margin profit minimal 15–20% dari total pendapatan.
- Langkah Selanjutnya: Bandingkan dengan bisnis sejenis, lakukan benchmarking untuk efisiensi.
2. Kondisi Arus Kas (Cash Flow Management)
- Manfaat: Mengetahui ketersediaan dana untuk operasional harian dan kebutuhan mendesak.
- Fokus Latihan: Pantau cash-in dan cash-out harian/mingguan.
- Action: Buat catatan arus kas terpisah dari laporan laba-rugi.
- Ukuran Keberhasilan: Arus kas positif setiap bulan, rasio kas sehat >1.
- Langkah Selanjutnya: Rancang emergency fund dan pastikan tidak bergantung pada utang konsumtif.
3. Target Penjualan (Sales Target)
- Manfaat: Menentukan arah dan kapasitas penjualan untuk mendukung profit.
- Fokus Latihan: Tetapkan target penjualan per produk & per tim.
- Action: Cocokkan antara permintaan dan ketersediaan stok barang/jasa.
- Ukuran Keberhasilan: Pencapaian target minimal 90% per bulan.
- Langkah Selanjutnya: Integrasikan target dengan rencana promosi dan inventarisasi.
4. Target Keuntungan (Profit Target & Break Even Point)
- Manfaat: Mengetahui titik impas dan nilai minimum keuntungan yang harus dicapai.
- Fokus Latihan: Hitung break-even point secara berkala.
- Action: Libatkan tim produksi dan penjualan dalam efisiensi biaya & sumber daya.
- Ukuran Keberhasilan: Target profit bulanan tercapai konsisten selama 3 bulan berturut.
- Langkah Selanjutnya: Buat analisa funnel produk dari yang paling laku hingga margin tertinggi.
5. Cash Flow Budgeting (Anggaran Kas)
- Manfaat: Menyusun rencana keuangan yang menghindarkan bisnis dari kekurangan dana.
- Fokus Latihan: Alur kas masuk: penjualan, pinjaman, investasi vs. kas keluar: operasional, utang, ekspansi.
- Action: Buat cash flow budget tahunan dan review per bulan.
- Ukuran Keberhasilan: Devisit kas <10% dari perputaran, minimal 3 bulan dana operasional tersedia.
- Langkah Selanjutnya: Evaluasi kebutuhan modal kerja & tentukan prioritas alokasi pengeluaran.
Penutup:
Kesehatan Bisnis Terlihat dari Laporan Keuangannya
Banyak bisnis terlihat sukses dari luar, namun sebenarnya rapuh karena tidak melakukan review keuangan secara berkala. Dengan melakukan Financial Review menyeluruh, Anda akan bisa:
- Menghindari krisis kas,
- Mengontrol profit margin,
- Mengembangkan usaha dengan strategi yang realistis dan terukur.
🟢 “Financial Review bukan sekadar laporan, tapi alat navigasi pertumbuhan bisnis Anda.”
Jika Anda seorang pebisnis atau profesional yang ingin menemukan potensi terbaik dan membangun Bisnis Anda menjadi lebih berkembang dari saat ini, silakan hubungi Master Coach Margetty Herwin, SBCF Admin WA 0822-4902-3902 Untuk mendapatkan sesi Business Diagnosis Gratis, dan mendapatkan info mengenai jadwal dan topik seminar kami, silakan contact via email ke: info.sbcf@gmail.com

