KEEWA – Brand Sepatu Kekinian Karyakan Pengrajin Sepatu Lokal Yogyakarta

“Produksi Sepatu Kekinian Karyakan Pengrajin Lokal Yogyakarta” bersama narasumber Bu Dani Ika Suryandari (Pemilik Sepatu Keewa) dan Coach Margetty Herwin (Business Coach) dalam format 6 poin utama yang bisa dipelajari dan dijadikan inspirasi bagi para pelaku usaha:


1. Topik Utama Pembicaraan dan Diskusi:

  • Membahas perjalanan bisnis Sepatu Keewa, brand lokal asal Yogyakarta yang memproduksi sepatu kekinian berbahan kulit hasil karya pengrajin lokal.
  • Fokus utama pada bagaimana UKM bisa bertumbuh dengan kualitas produk yang baik, membangun pasar domestik dan mulai ekspansi ke pasar global.
  • Peran business coaching dalam memperkuat strategi, branding, dan arah bisnis.

2. Tantangan yang Dihadapi di Awal Memulai Usaha:

  • Minimnya pengrajin sepatu muda di Manding, Yogyakarta, sebagian besar sudah berusia lanjut.
  • Kurangnya regenerasi pengrajin sepatu dan sulitnya menemukan pengrajin berkualitas.
  • Kurangnya visi besar dalam memulai usaha; semula hanya untuk aktivitas sampingan dan hobi di masa tua.
  • Ketergantungan awal pada sistem kerja profesional keluarga, sehingga Bu Dani memulai usaha sendirian.
  • Produk lokal belum mendapat apresiasi tinggi dibandingkan produk luar negeri meskipun kualitasnya baik.

3. Strategi yang Dijalankan Setelah Ikut Program Pendampingan Business Coach:

  • Identifikasi value proposition sepatu Kiwa: kekinian, nyaman, kulit berkualitas, dan warna-warni yang khas.
  • Penguatan branding dan positioning sepatu sebagai “karya seni” handmade, bukan hanya alas kaki.
  • Menggali potensi bisnis secara maksimal, menetapkan target yang lebih besar, dan melihat sepatu Kiwa sebagai produk ekspor.
  • Pendampingan Coach Getty membantu membuka wawasan, strategi produksi, distribusi, dan kolaborasi bisnis.
  • Dorongan untuk tidak hanya ‘menunggu pembeli’, tapi aktif memperluas pasar melalui pameran dan online.

4. Hasil yang Diraih Setelah Menjalankan Strategi Program Business Coaching:

  • Pertumbuhan omset signifikan, dari hanya 20–30% potensi menjadi meningkat berkat strategi yang tepat.
  • Produksi sepatu mencapai 250–280 pasang per bulan dengan total 21 tenaga kerja.
  • Pasar domestik tumbuh pesat, dari Sabang sampai Merauke.
  • Ekspor perdana ke beberapa negara seperti Belanda, Kanada, Jepang, Korea, Hongkong, dan negara-negara ASEAN.
  • Produk makin dikenal dan mulai masuk ekosistem pameran internasional dan pemerintah seperti Dekranasda.

5. Implementasi dan Ide Besar ke Depan yang Dapat Dilakukan:

  • Memperluas jangkauan pasar global, dengan menjajaki kerja sama produksi skala lebih besar melalui mitra pabrikasi.
  • Tetap menjaga identitas UKM sebagai produk artisan berkualitas dengan nilai seni dan budaya lokal.
  • Menjaga keseimbangan antara produksi handmade dan ekspansi pasar, agar tidak kehilangan ciri khas.
  • Menjalin kerja sama bisnis dengan model royalti dan kolaborasi, bukan akuisisi, agar tetap tumbuh bersama pengrajin.
  • Menargetkan peningkatan jumlah pengrajin, produksi, dan pembukaan cabang di kota lain.

6. Pesan Narasumber dan Coach untuk Para Pengusaha yang Menyimak Diskusi Bisnis:

  • Coach Margetty Herwin:
    • “Sukailah bisnis Anda” – bisnis akan berjalan lebih baik jika dijalankan dengan cinta dan passion.
    • Bisnis harus punya visi dan misi besar, bukan hanya sekadar hobi.
    • Kolaborasi adalah kunci masa depan – jangan saling mengakuisisi, tapi saling menguatkan.
    • Potensi UKM Indonesia sangat besar, tinggal bagaimana cara mengelola dengan baik.
    • “Jangan lawan ikan besar, tapi bekerjasama lah untuk membangun ekosistem yang sehat.”
  • Bu Dani Ika:
    • Bangga dengan pencapaian para pengrajin yang kini percaya diri dan bersemangat karena karyanya diakui.
    • Ingin menjadi wadah yang memberdayakan lebih banyak pengrajin lokal dan mengangkat citra sepatu kulit lokal di kancah global.
    • Fokus pada kualitas, kenyamanan, dan terus belajar untuk tumbuh bersama.

Poin Inspiratif Lainnya:

  • Produk Keewa menggunakan kulit full grain, suede, nubuck, dan full up dengan proses penyamakan premium.
  • Branding bukan hanya soal logo, tapi penciptaan identitas dan pengalaman konsumen yang kuat.
  • Produk lokal berkualitas harus dihargai dengan harga pas dan adil, bukan diburu karena murah sajaee

Silakan Klik Link SEPATU KEEWA di bawah ini:

Jika Anda seorang pebisnis atau profesional yang ingin  menemukan potensi terbaik dan membangun Bisnis Anda menjadi lebih berkembang dari saat ini, silakan hubungi Master Coach Margetty Herwin, SBCF Admin WA 0822-4902-3902 Untuk mendapatkan sesi Business Diagnosis Gratis, dan mendapatkan info mengenai jadwal dan topik seminar kami, silakan contact via email ke: info.sbcf@gmail.com

Margetty Herwin is a Certified Master Coach of: Life Coach, Executive Coach, Business and Money Coach, NLP Coach, Time Line Therapy, Green Belt Six Sigma Coach, Master Trainer STRATEGYZER Business Model

Related Posts

Promotional poster for EKSBIS Live Talkshow Bisnis featuring a smiling man in a blue suit, with a backdrop of an audience and text about 90+ episodes and business inspiration.

90 Episode Program EKSBIS RRI Pro-3 bersama Coach Margetty

Sudah dilihat: 53 FOOD & CULLINARY CRAFT & JEWELLERY FASHION & LIVE STYLE TRAVEL & FACILITY IT & EDUCATION  REKAMAN VIDEO EKSBIS LENGKAP DI YOUTUBE COACH GETTY Salam Sehat, Sukses…

Read more
Promotional poster for EKSBIS featuring two speakers, Coach Margetty Herwin and John Alan, with event date April 14, 2026 and headline Energi Sukses Bisnis at top.

NASI UDUK BU SUMI – Usaha Alternatif Bisnis Berkelanjutan

Talkshow ini membahas tentang pentingnya Self Assessment dan Behavioral Mapping dalam dunia bisnis melalui sistem yang disebut CAVLENT (Kevlen).

Read more

CAVLENT – Sistem Assessment Entrepreneur untuk Sukses

Talkshow ini membahas tentang pentingnya Self Assessment dan Behavioral Mapping dalam dunia bisnis melalui sistem yang disebut CAVLENT (Kevlen).

Read more

Ayam Betutu Hj. Tini Sukses Jual Kuliner Khas Bali di Jogja

BETUTU HAJAH TINI: Strategi Sukses UMKM Kuliner Menembus Pasar dengan Diferensiasi dan Coaching Bisnis

Read more

This Post Has 2 Comments

Leave a Reply