BARECA MEDIA Ciptakan Pengusaha Roti-Kue Handal Kelas Dunia

Bareca Media – Ciptakan Pengusaha Roti dan Kue Handal Kelas Dunia

Narasumber: Petrus Gandamana – Pendiri & Pengajar Bareca Media
Program: Talkshow Energi Sukses Bisnis – RRI Pro 3
Host: Coach Margetty Herwin & Bang Lukmantara


Topik Utama Pembicaraan dan Diskusi

Talkshow ini membahas bagaimana dunia bakery dan pastry tidak hanya menjadi sekadar keterampilan memasak, tetapi dapat berkembang menjadi peluang bisnis besar yang mampu menciptakan pengusaha kuliner profesional dengan standar internasional. Bareca Media hadir sebagai platform edukasi, pelatihan, dan pengembangan industri bakery yang menjembatani kebutuhan pelaku usaha kuliner, khususnya UMKM, dengan pengetahuan, bahan baku, teknologi, serta ekosistem bisnis yang lebih luas.

Petrus Gandamana menjelaskan bahwa Bareca Media bukan hanya media informasi kuliner, tetapi sebuah ekosistem pembelajaran yang membantu pengusaha roti, kue, snack, dan café agar mampu naik kelas. Konsep yang dibangun tidak hanya fokus pada kemampuan membuat produk, tetapi juga memahami standar industri, branding, pemasaran, higienitas, dan networking.

Dalam diskusi ini dijelaskan bahwa industri bakery dan pastry memiliki peluang besar di Indonesia karena didukung oleh jumlah populasi yang tinggi, dominasi generasi muda, serta pertumbuhan gaya hidup konsumsi makanan modern. Indonesia dianggap sebagai pasar yang sangat potensial untuk industri kuliner karena kebutuhan makanan praktis, makanan ringan, café culture, dan bisnis rumahan semakin berkembang.


Tantangan yang Dihadapi di Awal Memulai Usaha

Banyak pelaku UMKM kuliner memulai bisnis karena kondisi terpaksa, seperti kehilangan pekerjaan atau ingin menambah penghasilan keluarga. Mereka memiliki kemampuan memasak berdasarkan resep keluarga atau pengalaman pribadi, namun belum memahami bagaimana menjalankan bisnis secara profesional.

Beberapa tantangan yang paling sering dihadapi pelaku usaha bakery dan kuliner adalah:

a. Kurangnya Pengetahuan Standar Produksi

Pelaku usaha sering kali hanya fokus pada rasa, tetapi belum memahami standar kualitas, higienitas, dan keamanan pangan. Banyak UMKM masih menganggap proses produksi rumahan tidak membutuhkan standar tertentu.

b. Tidak Memahami Branding dan Packaging

Produk yang enak belum tentu laku jika tidak memiliki kemasan menarik, positioning jelas, dan visual yang mampu menarik konsumen.

c. Minimnya Akses Pengetahuan Profesional

Banyak pengusaha kecil belum mengetahui di mana harus belajar secara terstruktur mengenai teknik bakery, penggunaan bahan baku, hingga strategi bisnis kuliner.

d. Sulit Menemukan Pasar

Banyak pengusaha mampu membuat produk bagus, tetapi kesulitan menjual karena tidak memiliki jaringan distribusi, koneksi bisnis, maupun pemahaman pasar.

e. Kurangnya Disiplin Produksi

Menurut Petrus Gandamana, disiplin menjadi tantangan terbesar. Hal sederhana seperti menjaga kebersihan alat, penggunaan bahan baku yang aman, hingga prosedur produksi sering dianggap sepele.


Strategi yang Dijalankan Setelah Mengikuti Program Pendampingan dan Pelatihan

Bareca Media hadir bukan hanya sebagai media edukasi, tetapi juga sebagai sarana transformasi pelaku usaha agar memiliki pola pikir profesional.

a. Membangun Pendidikan Bakery Berstandar Industri

Bareca Media menyediakan pelatihan dengan peralatan profesional yang sama dengan skala industri bakery besar. Hal ini memungkinkan peserta memahami standar kerja nyata.

b. Menyesuaikan Materi dengan Level Peserta

Strategi penting Bareca Media adalah menyesuaikan pengajar dan materi dengan tingkat kemampuan peserta. Pelatihan tidak diberikan secara terlalu tinggi agar mudah dipahami dan dapat langsung dipraktikkan.

c. Pendekatan Hybrid: Offline dan Online

Sejak era pandemi, Bareca Media memperluas layanan pembelajaran melalui webinar, Zoom, website, Instagram, YouTube, dan pelatihan digital.

d. Menghubungkan UMKM dengan Industri Bahan Baku

Bareca Media menjadi jembatan antara produsen bahan baku dengan pelaku usaha kuliner. Hal ini membantu UMKM mendapatkan akses informasi, teknik penggunaan bahan, serta peluang kerja sama.

e. Pelatihan Internasional dan Exposure Global

Peserta tidak hanya belajar teknik produksi, tetapi juga diajak memahami tren dunia melalui pameran internasional, pelatihan luar negeri, dan networking global.


Hasil yang Diraih Setelah Menjalankan Strategi Pendampingan

Program yang dilakukan Bareca Media menghasilkan banyak dampak positif bagi para pelaku usaha.

a. Ribuan UMKM Naik Kelas

Bareca Media telah mendidik ribuan peserta, termasuk lebih dari 14.000 peserta program Prakerja di bidang kuliner.

b. UMKM Memiliki Standar Produksi yang Lebih Profesional

Peserta mulai memahami pentingnya kualitas bahan baku, higienitas, dan penggunaan peralatan secara benar.

c. Produk Menjadi Lebih Kompetitif

Pelaku usaha mulai memahami bagaimana meningkatkan tampilan produk, konsistensi rasa, dan positioning bisnis.

d. Meningkatkan Networking Bisnis

Pelaku usaha tidak berjalan sendiri, tetapi memiliki komunitas dan akses kepada supplier, café, restoran, dan pelaku industri lainnya.

e. Terbentuknya Ekosistem Bisnis Kuliner

Tidak hanya belajar membuat produk, peserta juga diarahkan agar memiliki relasi bisnis yang saling mendukung.


Implementasi dan Ide Besar ke Depan yang Dapat Dilakukan

Talkshow ini memberikan inspirasi bahwa bisnis kuliner modern tidak lagi hanya tentang membuat makanan, tetapi membangun ekosistem bisnis yang saling mendukung.

Beberapa implementasi yang dapat dilakukan pelaku usaha adalah:

a. Belajar Secara Terstruktur

Pengusaha tidak cukup hanya belajar dari pengalaman, tetapi perlu mengikuti pelatihan profesional agar bisnis dapat tumbuh lebih cepat.

b. Fokus pada Kualitas dan Kebersihan

Kualitas rasa harus dibarengi dengan higienitas dan standar produksi.

c. Membuat Produk yang Memiliki Identitas

Produk bakery dan kuliner perlu memiliki karakter yang membedakan dari kompetitor.

d. Memanfaatkan Digital Learning

Belajar tidak harus datang ke lokasi. Platform online memberikan akses ilmu yang lebih luas.

e. Membangun Kolaborasi

Kolaborasi antar UMKM dapat memperluas pasar dan menciptakan pertumbuhan bersama.

f. Mengikuti Pameran dan Event Industri

Pameran menjadi tempat terbaik untuk mencari ide, inspirasi, tren pasar, dan peluang jaringan.


Pesan Narasumber dan Coach untuk Para Pengusaha

Petrus Gandamana menekankan bahwa keberhasilan dalam bisnis bakery tidak hanya ditentukan oleh bakat, tetapi oleh kemauan belajar dan disiplin.

Pengusaha harus memahami bahwa kualitas produk adalah investasi jangka panjang. Mereka tidak boleh puas hanya dengan kemampuan memasak, tetapi harus memahami bisnis, pemasaran, jaringan, dan standar industri.

Coach Margetty Herwin juga menekankan pentingnya ekosistem bisnis. Di era modern, bisnis tidak dapat berjalan sendiri. Pengusaha perlu membangun hubungan dengan supplier, komunitas, mentor, media, dan pelanggan.

Pesan besar dari talkshow ini adalah:

“Naik kelas bukan hanya tentang meningkatkan omzet, tetapi meningkatkan cara berpikir, standar kerja, dan kualitas diri sebagai pengusaha.”


Insight Penting Tambahan

1. Indonesia Adalah Market Bakery yang Sangat Potensial
Jumlah penduduk yang besar dan dominasi generasi muda membuat industri bakery memiliki peluang jangka panjang.

2. Peluang Bisnis Bakery Tidak Pernah Mati
Roti, snack, cake, pastry, dan café selalu memiliki pasar karena merupakan bagian dari gaya hidup.

3. Edukasi Menjadi Kunci Naik Kelas
Bisnis yang bertumbuh biasanya dimiliki oleh pengusaha yang mau terus belajar.

4. Kolaborasi Menjadi Kunci Pertumbuhan UMKM
UMKM perlu membangun sinergi, bukan bersaing secara individual.

5. Pelaku Usaha Perlu Membangun Standar Profesional
Produk rumahan dapat memiliki kualitas industri apabila dibangun dengan mindset yang benar.

Silakan Klik Link BARECA MEDIA di bawah ini:

Jika Anda seorang pebisnis atau profesional yang ingin  menemukan potensi terbaik dan membangun Bisnis Anda menjadi lebih berkembang dari saat ini, silakan hubungi Master Coach Margetty Herwin, SBCF Admin WA 0822-4902-3902 Untuk mendapatkan sesi Business Diagnosis Gratis, dan mendapatkan info mengenai jadwal dan topik seminar kami, silakan contact via email ke: info.sbcf@gmail.com

Margetty Herwin is a Certified Master Coach of: Life Coach, Executive Coach, Business and Money Coach, NLP Coach, Time Line Therapy, Green Belt Six Sigma Coach, Master Trainer STRATEGYZER Business Model

Related Posts

DELISHA BAKES – Usaha Bakery Rumahan Sukses Bertumbuh

Talkshow ini membahas tentang pentingnya Self Assessment dan Behavioral Mapping dalam dunia bisnis melalui sistem yang disebut CAVLENT (Kevlen).

Read more
Promotional poster for EKSBIS Live Talkshow Bisnis featuring a smiling man in a blue suit, with a backdrop of an audience and text about 90+ episodes and business inspiration.

90 Episode Program EKSBIS RRI Pro-3 bersama Coach Margetty

Sudah dilihat: 61 FOOD & CULLINARY CRAFT & JEWELLERY FASHION & LIVE STYLE TRAVEL & FACILITY IT & EDUCATION  REKAMAN VIDEO EKSBIS LENGKAP DI YOUTUBE COACH GETTY Salam Sehat, Sukses…

Read more
Promotional poster for EKSBIS featuring two speakers, Coach Margetty Herwin and John Alan, with event date April 14, 2026 and headline Energi Sukses Bisnis at top.

NASI UDUK BU SUMI – Usaha Alternatif Bisnis Berkelanjutan

Talkshow ini membahas tentang pentingnya Self Assessment dan Behavioral Mapping dalam dunia bisnis melalui sistem yang disebut CAVLENT (Kevlen).

Read more

CAVLENT – Sistem Assessment Entrepreneur untuk Sukses

Talkshow ini membahas tentang pentingnya Self Assessment dan Behavioral Mapping dalam dunia bisnis melalui sistem yang disebut CAVLENT (Kevlen).

Read more

Leave a Reply