Mengembangkan Hobi Jadi Usaha
Classyplant (Justi Amaria)
Topik Utama Pembicaraan dan Diskusi
Diskusi berfokus pada cara mengubah hobi merangkai bunga & merawat tanaman hias menjadi usaha yang menghasilkan (hobi jadi cuan), dengan studi kasus Classyplant,
bisnis rangkaian bunga dan tanaman hias yang menonjolkan nilai estetika, makna emosional, dan layanan konsultatif.
Classyplant tidak hanya menjual “tanaman/bunga”, tetapi menjual pengalaman dan pesan: bunga sebagai media menyampaikan bahagia, apresiasi, simpati, hingga menciptakan “kehangatan ruang”.
Pasarnya luas: individu sampai institusi, dari anak muda hingga profesional dan keluarga.
Selain itu, dibahas juga bahwa tren tanaman bisa naik-turun cepat, sehingga pelaku usaha harus mampu membaca tren dan membangun model bisnis yang lebih tahan perubahan.
Tantangan yang Dihadapi di Awal Memulai Usaha
Tantangan utama Justi Amaria adalah konsistensi dan keseriusan eksekusi.
Sejak 2003 beliau sudah punya kebun anggrek di Taman Anggrek Ragunan, namun karena masih bekerja, bisnis berjalan on-off (hanya terima order saat Sabtu-Minggu atau saat sempat).
Setelah pensiun barulah benar-benar diseriuskan.
Tantangan lain yang muncul:
- Bisnis tanaman butuh perawatan rutin (tidak bisa “dijalankan sesempatnya”).
- Sumber daya manusia: mencari gardener/tukang kebun yang benar-benar paham perawatan ternyata sulit, sehingga banyak perawatan akhirnya dikerjakan sendiri (gardener hanya untuk pekerjaan berat dan bersih-bersih bulanan).
- Edukasi pasar: banyak pembeli suka tanaman, tapi gagal merawat (kebanyakan siram, kurang cahaya, tidak paham karakter tanaman). Artinya, bisnis ini rawan komplain jika penjual tidak menyiapkan edukasi.
Strategi yang Dijalankan Setelah Ikuti Program Pendampingan Business Coach
Dari sisi coaching, strategi kuncinya adalah mengubah pola “dagang” menjadi pola “bisnis”: bukan hanya jual barang, tapi membangun nilai, positioning, dan layanan.
Strategi yang dijalankan (terlihat jelas dari obrolan):
- Mindset market-driven: “yang dijual adalah yang dibutuhkan customer, bukan yang kita suka.”
- Value tambah melalui layanan: konsultasi sebelum beli (untuk acara apa, ditempatkan di mana, kondisi ruangannya), bahkan meminta foto ruangan untuk rekomendasi.
- After sales service: pelanggan boleh bertanya saat tanaman mulai bermasalah; diberi arahan perawatan.
- Packaging versi tanaman = pot & tampilan: agar tanaman yang “murah” terlihat elegan dan premium (pilih pot cantik, wrapping, pita, ornamen, keranjang).
- Segmentasi pasar:
- Anak muda: tanaman kecil, simpel, mudah dirawat, cocok apartemen/kos; tren warna hijau rimbun, tidak “ngejreng”.
- Keluarga/lebih dewasa: tanaman besar, rimbun untuk mempercantik dan membuat ruang lebih asri.
- Go digital untuk menjangkau generasi muda: aktif di Instagram & TikTok (Classyplant) sehingga brand mudah ditemukan dan dilihat portofolionya.
Hasil yang Diraih Setelah Menjalankan Strategi Program Business Coaching
Hasil yang tampak dari cerita dan respons pendengar:
- Repeat order meningkat: pelanggan yang berhasil merawat akan naik level, minta jenis yang lebih “advance”, atau beli lagi karena senang dan merasa terlayani.
- Diferensiasi kuat: Classyplant bukan sekadar “jual tanaman”, tetapi menjual “solusi & pengalaman” (konsultasi + perawatan). Ini membuat bisnis tidak mudah disamakan dengan penjual tanaman biasa.
- Produk berkembang: dari anggrek ke beragam tanaman hias (kaktus, aroid, sirih gading, dll) serta rangkaian bunga untuk banyak momen (event, hampers, simpati, ruang kantor, seremonial).
- Muncul positioning baru: tanaman sebagai hampers (tidak melulu makanan). Ini membuat produk lebih unik dan menambah peluang market institusi/korporasi.
Implementasi dan Ide Besar ke Depan yang Dapat Dilakukan
Berikut ide implementasi yang “nyambung” dengan isi talkshow dan bisa diturunkan jadi rencana usaha:
- Bangun layanan berbasis paket (productized service)
- Paket “Plant for Apartment” (mudah dirawat, kecil)
- Paket “Office Desk Plant” (tanaman pot mini untuk meja kerja)
- Paket “Green Corner Home” (tanaman rimbun untuk estetika ruang)
- Paket “Plant Hampers Premium” (wrapping + kartu pesan + panduan perawatan)
- Buat sistem edukasi sederhana (biar after sales scalable)
- Kartu panduan per tanaman: cahaya, siram, media tanam, tanda overwater/underwater
- Jadwal “check-in” 7 hari & 30 hari via WA/DM (opsional)
- Antisipasi bisnis tren
Jangan all-in pada tren yang meledak sesaat. Fokus pada jenis yang berpotensi jadi gaya hidup (lifestyle), bukan hype.
Prinsip yang disebut: tren itu cepat naik-cepat hilang; yang bertahan adalah yang sudah jadi kebiasaan. - Inovasi dari bahan baku ke nilai tambah (inspirasi untuk UMKM lain)
Seperti contoh buah naga/kakao: jangan hanya jual bahan mentah—buat olahan/produk khas.
Ini paralel dengan Classyplant: bukan hanya jual “tanaman”, tapi jual “pengalaman + makna + layanan”.
Pesan Nara Sumber dan Coach untuk Para Pengusaha yang Menyimak Diskusi Bisnis
Pesan Justi Amaria:
- Bisnis tanaman perlu memahami karakter tiap tanaman: tidak boleh terlalu becek atau terlalu kering; perlu cahaya untuk fotosintesis walau tanaman indoor.
- Nilai jual kuat bukan hanya produk, tapi layanan (before-after sales) dan memahami kebutuhan customer.
Pesan Coach Margetty (Coach Getty):
- Hobi bisa jadi usaha jika ada pasar dan kita mau kreatif + percaya diri + take action.
- Bisnis itu tentang networking dan silaturahmi: menambah teman, menambah rezeki.
- Jangan hanya jadi “penjual bahan baku”; naikkan value dengan proses dan kreasi.
- Hidup itu penuh inspirasi: limbah bisa jadi produk, hobi bisa jadi cuan—yang membedakan adalah kreativitas dan keberanian memulai.
Poin Inspiratif Tambahan (Highlight Talkshow)
- Tanaman & merangkai bunga sebagai terapi stres (bahkan untuk kasus psikosomatis): aktivitas sederhana seperti merapikan daun kering bisa memberi rasa rileks. Ini membuka peluang kelas/workshop “plant therapy” atau “flower arranging for healing” sebagai revenue stream tambahan.
- Model bisnis yang kuat = kombinasi produk + edukasi + layanan, sehingga pelanggan merasa aman untuk membeli, bukan sekadar “coba-coba”.
Silakan Klik Link CLASSYPLANT di bawah ini:
Jika Anda seorang pebisnis atau profesional yang ingin menemukan potensi terbaik dan membangun Bisnis Anda menjadi lebih berkembang dari saat ini, silakan hubungi Master Coach Margetty Herwin, SBCF Admin WA 0822-4902-3902 Untuk mendapatkan sesi Business Diagnosis Gratis, dan mendapatkan info mengenai jadwal dan topik seminar kami, silakan contact via email ke: info.sbcf@gmail.com

