Topik Utama Pembicaraan & Diskusi
Dialog menyoroti bagaimana UMKM mewujudkan impian membuka toko roti melalui kebiasaan “menulis impian”, konsistensi produksi, dan fokus pada pengalaman pelanggan (customer experience). Dezie Daily Fresh Bakery (Bandung, Jl. Tubagus Ismail No.18 – kawasan Dago) menegaskan diferensiasi “daily fresh”—produk dibuat baru setiap hari dengan bahan premium, varian lengkap (roti, pastry, cake ±16 varian), serta rasa yang tetap lembut hingga hari ke-2/3. Brand dibangun dari kualitas produk, bukan sekadar harga, dan diperkuat oleh cerita personal (passion owner) yang menyatu dengan nilai merek.
Tantangan di Awal Memulai Usaha
Tantangan utama UMKM bakery:
- Mental block & keberanian memulai. Banyak pelaku ragu “apakah mungkin” buka toko; kuncinya melatih pikiran melalui kebiasaan menulis impian.
- Ketersediaan sumber daya. Modal kerja, suplai bahan baku, dan tenaga produksi (baker) kerap menjadi bottleneck—sering memicu “tutup-buka” usaha secara tidak menentu.
- Standar konsistensi rasa & ukuran. Pasar Indonesia sering mengonsumsi roti sebagai camilan, sehingga ukuran/gram dan price point perlu pas (tidak terlalu besar/kecil).
- Autopilot & tim Gen Z. Membangun tim andal yang mampu memegang standar resep dan ritme produksi harian belum mudah; owner sementara masih mengambil alih proses utama.
Strategi Setelah Ikut Program Pendampingan Business Coach
- Menulis impian terukur. Bu Dewi mencatat target “punya toko roti tahun 2025”—dan terealisasi (impian no. 35–36). Ini menjadi alat mental untuk menembus keraguan dan mengarahkan tindakan harian.
- Branding berbasis kualitas & konsep. Diferensiasi “daily fresh, premium ingredients, tetap lembut hingga 2–3 hari”; pelanggan membeli pengalaman, bukan sekadar roti.
- Customer experience sebagai poros. Owner memosisikan diri sebagai pembeli: visual yang menggugah, tekstur, dan rasa yang konsisten.
- Komunitas & komunikasi sederhana tapi konsisten. Pemeliharaan “Dezie Lovers” via sapaan rutin dan status WhatsApp yang menampilkan produk/varian; dorong word of mouth alih-alih belanja iklan berlebihan.
- Penyesuaian harga berbasis realita pasar. Dari premium price di awal, kemudian disesuaikan (mulai ±Rp9.000) tanpa mengorbankan kualitas untuk memperluas jangkauan.
Hasil yang Dicapai
- Toko Roti Impian Terwujud. Dezie resmi beroperasi di pusat keramaian (Dago), memperkuat visibilitas brand.
- Demand lintas kota. Testimoni pelanggan luar daerah (Tuban, Banjarmasin, dll.); pengiriman “fresh” bisa aman ±3 hari (dengan mitigasi chiller/kurir tepat).
- Brand recall menguat. “Daily fresh & premium taste” menempel di benak pasar; pelanggan menanti launching dan menagih produksi ketika feed/WA status tidak aktif.
- Penjualan bergerak dengan harga terjangkau. Penurunan harga strategis menaikkan traffic tanpa menurunkan persepsi kualitas.
Implementasi & Ide Besar ke Depan
- SOP & Standard Recipe Book. Kunci mengatasi isu autopilot: takar gramasi, urutan proses, waktu proofing/oven, quality checklist harian, dan batch record tiap varian.
- Perencanaan produksi harian (MPS ringan). Forecast 7-hari + daily cut-off order; seimbangkan varian cepat-laku vs. eksperimen musiman (rotasi 70:20:10).
- Penguatan tim & role clarity. Rekrut baker junior bertahap, buddy system, matriks skill, dan jadwal on-the-job training (OJT) berbasis SOP.
- Omnichannel ringan. Tetap andalkan word of mouth, tapi tambahkan order form sederhana (Google Form/WA Catalog), pre-order harian, dan “pick-up hours” untuk mengurai antrian.
- Cold-chain & rute pengiriman. Standar kemasan + opsi kurir berpendingin untuk rute >2 hari; label “best by” + care instruction.
- Ekspansi portofolio & brand house. Sinkronkan “Dapurnya Dezie” (kuliner non-bakery) sebagai saudara brand—satu payung narasi: homemade premium taste.
- Keuangan & harga dinamis. Pantau COGS mingguan, tentukan core SKUs penopang margin, dan gunakan tiered pricing (bundle sarapan, hampers weekend, seasonal box).
Pesan Narasumber & Coach untuk Para Pengusaha
- “UMKM juga berhak bermimpi.” Impian memberi energi untuk menapak target kecil yang konsisten hingga jadi lompatan besar. Tidak ada orang malas—yang ada, orang tanpa tujuan.
- “Orang membayar pengalaman.” Di bisnis makanan, rasa, tekstur, tampilan, dan aftertaste adalah value; harga mengikuti kualitas dan cerita.
- “Tumbuh selangkah demi selangkah.” Naik kelas tidak harus masif: dari 1 jadi 3–4 produk, dari rumah ke storefront, dari solo ke tim kecil—yang penting standar dan efisiensi.
- “Jaga resource & ritme.” Modal kerja, suplai bahan, dan tenaga produksi harus ready; ritme harian yang stabil lebih berharga daripada ekspansi yang mengorbankan mutu.
Tambahan Insight Praktis (siap pakai)
- Paket Andalan Harian: Morning combo (kopi + roti isi) harga psikologis; family box 6/9 pcs untuk akhir pekan; trial box 4 varian kecil untuk akuisisi pelanggan baru.
- Kalender Varian Musiman: Matcha-autumn, nastar/keju-Lebaran, pumpkin-Oktober, stroberi-panen lokal; jadwalkan 6 minggu sebelumnya untuk teaser di WA & IG.
- Scorecard Mingguan: Output batch, % sold-out ≤3 jam, return/complaint rate, GM% per SKU, repeat customer %, dan engagement WA Status/IG.
Silakan Klik Link DEZIE DAILY FRESH BAKERY di bawah ini:
Jika Anda seorang pebisnis atau profesional yang ingin menemukan potensi terbaik dan membangun Bisnis Anda menjadi lebih berkembang dari saat ini, silakan hubungi Master Coach Margetty Herwin, SBCF Admin WA 0822-4902-3902 Untuk mendapatkan sesi Business Diagnosis Gratis, dan mendapatkan info mengenai jadwal dan topik seminar kami, silakan contact via email ke: info.sbcf@gmail.com

