Panduan Pendirian Usaha Fashion Muslim – (Bekraf-UNS)

Salam Sukses Sejahtera para SMARTpreneur Indonesia,…

Di artikel ini saya akan sharing Summary tentang bagaimana Anda dapat dengan mudah untuk Memulai Usaha Fashion Muslim yang sederhana untuk dapat cuan yang cepat dan dapat menambah pendapatan Anda. Panduan ini saya ambil dari Buku yang pernah diterbitkan oleh Bekraf dan UNS. 
Silakan untuk menyimaknya di link yang saya sediakan di akhir Artikel ini.

Berikut ini adalah SUMMARY LENGKAP  yang menyajikan penjelasan menyeluruh isi buku “Panduan Pendirian Usaha Fashion Muslim”.

Setiap bagian disusun berdasarkan bab-bab (chapter) dalam buku, disertai subjudul dan dijelaskan secara naratif agar mudah dipahami dan menarik untuk pembaca:


Panduan Mendirikan Usaha Fashion Muslim: Kombinasi Gaya, Iman, dan Peluang Ekonomi

Industri fashion muslim di Indonesia telah mengalami lonjakan perkembangan yang sangat pesat, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap identitas berbusana yang sesuai syariat namun tetap modern dan stylish. Buku “Panduan Pendirian Usaha Fashion Muslim” menjadi referensi komprehensif yang membantu para pelaku usaha pemula dalam membangun bisnis dari nol hingga memiliki struktur yang legal dan profesional. Disusun oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret, buku ini menyuguhkan panduan praktis yang meliputi mulai dari ide usaha, manajemen produksi, strategi pemasaran, legalitas usaha, hingga perlindungan hak kekayaan intelektual.


1. Sekilas Tentang Usaha Fashion Muslim

Fashion muslim bukan hanya tren busana, melainkan representasi gaya hidup yang berdasar pada nilai-nilai agama. Buku ini menjelaskan bahwa busana muslim merupakan bentuk kepatuhan terhadap ajaran Islam yang diwujudkan dalam cara berpakaian. Di Indonesia, industri ini sangat potensial karena mayoritas masyarakat beragama Islam dengan karakter moderat, yang membuka peluang besar untuk kreativitas desain. Tidak hanya menjadi kebutuhan lokal, fashion muslim Indonesia mulai dilirik pasar global, didorong oleh positioning pemerintah menjadikan Indonesia sebagai pusat fashion muslim dunia.


2. Peluang Usaha di Bidang Fashion Muslim

Dengan besarnya populasi muslim dan tren modest fashion global, peluang usaha ini semakin menjanjikan. Buku ini menekankan bahwa fashion muslim bisa berkembang dari hobi pribadi, kemudian menjadi bisnis dengan segmentasi pasar yang jelas. Pemula didorong untuk melakukan riset pasar terlebih dahulu agar bisa menentukan model bisnis, target konsumen, hingga jenis produk yang ingin dijual, apakah diproduksi sendiri atau menggunakan sistem makloon.


3. Lokasi yang Tepat untuk Usaha Fashion Muslim

Lokasi usaha sangat menentukan akses pasar. Buku ini menyarankan pemilihan lokasi usaha di pusat grosir, butik mandiri, atau mal tematik. Beberapa kota yang dikenal sebagai pusat fashion muslim seperti Bandung, Jakarta, dan Solo disebutkan sebagai lokasi strategis yang juga terhubung dengan ekosistem tekstil dan event fashion nasional.


4. Permodalan

Buku ini memberikan contoh perhitungan modal awal untuk usaha kecil fashion muslim, mulai dari sewa tempat, pembelian etalase, hingga biaya operasional bulanan seperti gaji karyawan dan promosi. Proyeksi laba juga disimulasikan agar calon pengusaha bisa memahami return on investment (ROI) dan pentingnya efisiensi biaya.


5. Manajemen Produksi

Dijelaskan dua metode produksi: produksi in-house (sendiri) dan makloon (outsource). Kedua metode memiliki kelebihan masing-masing tergantung kapasitas modal dan strategi bisnis. Proses produksi terdiri dari tahap pra-produksi (desain dan pemilihan bahan), produksi (pembuatan pola, potong, jahit, finishing), hingga pasca-produksi (pengemasan dan display). Pemilihan bahan disesuaikan dengan segmen pasar yang dibidik agar sesuai antara kualitas dan harga jual.


6. Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM)

Pengusaha disarankan merekrut tenaga kerja dari SMK jurusan busana atau balai latihan kerja, kemudian memberikan pelatihan lebih lanjut. Buku ini juga menekankan pentingnya kontrak kerja, gaji yang layak, serta kepatuhan terhadap aturan ketenagakerjaan seperti BPJS dan upah minimum regional (UMR).


7. Manajemen Keuangan

Pengelolaan keuangan dibahas sangat rinci mulai dari perencanaan anggaran, pengelolaan kas, evaluasi, hingga pentingnya akuntabilitas dan audit internal. Prinsip-prinsip seperti konsistensi, transparansi, dan integritas menjadi kunci keberlanjutan usaha. Termasuk pula pembahasan tentang pajak UMKM dan kewajiban mendapatkan NPWP sebagai langkah awal legalitas finansial.


8. Manajemen Pemasaran

Strategi pemasaran dibedakan berdasarkan segmentasi pasar: menengah ke atas, menengah, dan menengah ke bawah. Calon pengusaha perlu memahami perilaku konsumen dan melakukan analisis pesaing untuk menentukan harga, kualitas, dan positioning produk. Buku ini mendorong pemanfaatan platform online dan media sosial sebagai saluran distribusi utama.


9. Legalitas Usaha

Dijelaskan secara gamblang langkah-langkah mendapatkan dokumen legal seperti IUMK, SIUP, NPWP, TDP, dan Akta Pendirian Usaha. Legalitas ini penting agar usaha bisa berkembang secara formal, mendapat akses pembiayaan, serta dapat mengikuti tender dan event resmi.


10. Hak Kekayaan Intelektual (HKI)

Buku ini mengedukasi pengusaha agar melindungi aset intelektual seperti merek, desain industri, dan hak cipta. Dijelaskan proses pendaftaran dan biaya sesuai regulasi. Contoh praktis seperti brand Ria Miranda juga disertakan untuk mengilustrasikan pentingnya HKI dalam membangun brand yang kuat dan dikenal.


11. Lampiran Informasi Fashion

Lampiran mencakup event fashion nasional seperti Indonesia Fashion Week dan Jakarta Fashion Week, daftar organisasi fashion, hingga pusat-pusat grosir tekstil di berbagai kota. Ini membantu pengusaha pemula untuk membangun jaringan dan memasarkan produknya ke komunitas yang tepat.


12. Glosarium & Referensi

Disediakan pula glosarium istilah penting dalam industri fashion muslim dan daftar referensi untuk studi lanjutan, termasuk link ke website pendaftaran HKI, asosiasi, dan literatur pendukung.


Buku ini sangat layak menjadi pedoman utama bagi siapapun yang ingin memulai usaha fashion muslim, dengan bekal nilai, pengetahuan teknis, dan strategi legal. Buku ini tidak hanya membekali pelaku usaha dengan wawasan bisnis, tetapi juga dengan mindset wirausaha kreatif yang berbasis identitas dan keunikan produk. Cocok dibaca oleh pelaku UKM, fashion designer, dan pembina industri kreatif lokal yang ingin naik kelas secara profesional dan berdaya saing global.

Jika Anda seorang pebisnis atau profesional yang ingin  menemukan potensi terbaik dan membangun Bisnis Anda menjadi lebih berkembang dari saat ini, silakan hubungi Master Coach Margetty Herwin, SBCF Admin WA 0822-4902-3902 Untuk mendapatkan sesi Business Diagnosis Gratis, dan mendapatkan info mengenai jadwal dan topik seminar kami, silakan contact via email ke: info.sbcf@gmail.com

Margetty Herwin is a Certified Master Coach of: Life Coach, Executive Coach, Business and Money Coach, NLP Coach, Time Line Therapy, Green Belt Six Sigma Coach, Master Trainer STRATEGYZER Business Model

Related Posts

Tingkatkan Pola Pikir, Pola Diri, dan Pola Kerja untuk Kinerja Tumbuh Berkelanjutan

Sudah dilihat: 14 Tingkatkan Pola Pikir, Pola Diri, dan Pola Kerja Framework Thinking–Being–Doing untuk Pertumbuhan Bisnis dan Kepemimpinan Berkelanjutan Oleh Coach Margetty Herwin Banyak pelaku bisnis dan Leaders bekerja keras…

Read more

Thinking Challenge: 7 Tantangan Pola Pikir Leaders yang Menghambat Performa dan Pertumbuhan Bisnis

Sudah dilihat: 1       Thinking Challenge: 7 Tantangan Pola Pikir Leaders yang Menghambat Performa dan Pertumbuhan Bisnis Oleh Coach Margetty Herwin Dalam perjalanan menjadi seorang Leader dan Entrepreneur,…

Read more

Tren Bisnis 2026 bagi Pemula: Begini Cara Jadi Pengusaha Sukses (Tanpa Nekat, Tanpa Drama)

Sudah dilihat: 17 Salam Sukses Sejahtera para SMARTpreneur Indonesia,…! Selamat Tahun Baru 2026 Memasuki 2026, makin banyak orang ingin menjadi business owner. Ada yang lelah bekerja, ada yang ingin kebebasan…

Read more

Coach vs Consultant: Perbedaan Peran, Tanggung Jawab, dan Dampaknya bagi Bisnis

Sudah dilihat: 10 https://youtu.be/6T02PkHox8Y?si=HCqlyo4ULVvc7sni Coach vs Consultant: Perbedaan Peran, Tanggung Jawab, dan Dampaknya bagi Bisnis Oleh Coach Margetty Herwin Dalam dunia pengembangan bisnis dan kepemimpinan, dua profesi yang paling sering…

Read more

Leave a Reply