Panduan Usaha Kuliner Kreatif Indonesia Go-Global – by ICINC

Salam Sukses Sejahtera para SMARTpreneur Indonesia,…

Di artikel ini saya akan sharing Summary tentang Panduan mudah untuk Usaha Kuliner Kreatif Anda GO-GLOBAL. Panduan ini saya ambil dari Buku yang pernah diterbitkan oleh Bekraf dan ICNC. 
Silakan untuk menyimaknya di link yang saya sediakan di akhir Artikel ini.

Berikut adalah rangkuman dari buku “ICINC For You: Culinary Book No.2” yang diterbitkan oleh BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif Indonesia)


🎯 Tujuan Pembahasan Buku

Buku ini bertujuan untuk menjadi Direktori Kuliner Kreatif Indonesia yang siap go-global.

Disusun oleh BEKRAF, buku ini memperkenalkan subsektor kuliner sebagai salah satu penggerak utama ekonomi kreatif Indonesia, menampilkan berbagai pelaku industri dari brand makanan-minuman, produsen bahan baku, sampai restoran dan kafe yang inovatif.

Melalui pendekatan Human Centered Design, buku ini juga dirancang sebagai alat promosi efektif untuk menjembatani potensi pelaku kuliner Indonesia dengan pasar internasional.


📚 Summary per Chapter

Chapter I – Foreword

Bab ini menyampaikan bahwa sektor kuliner adalah tulang punggung dari ekonomi kreatif Indonesia. BEKRAF mendorong inovasi dan ekspansi global subsektor ini melalui dukungan fasilitasi investasi, pemasaran, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Buku ini diharapkan bisa memperlihatkan keberagaman dan daya tarik kuliner Indonesia yang layak dikenalkan ke pasar dunia.

Chapter II – Industry Overview

Bab ini mengupas sejarah panjang rempah Indonesia yang melegenda, pengaruh budaya asing pada resep-resep lokal, dan kontribusi ekonomi yang sangat signifikan dari subsektor kuliner (lebih dari 41% dari kontribusi industri kreatif ke PDB). Kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta mengalami ledakan inovasi kuliner berkat dorongan digital, gaya hidup cepat, dan pengaruh media sosial. Pemerintah juga aktif mempromosikan makanan seperti Soto dan Kopi Indonesia di berbagai ajang internasional.

Chapter III – Methods

Bab ini menjelaskan metodologi penyusunan buku menggunakan pendekatan Human Centered Design. BEKRAF melakukan pemetaan kebutuhan stakeholder melalui workshop, interview, dan prototipe buku. Proses ini melibatkan pelaku industri dari berbagai subsektor kreatif untuk memastikan informasi yang disusun relevan dan aplikatif untuk ekspansi bisnis secara global.

Chapter IV – Industry Professionals

Bagian ini adalah direktori 20+ brand kuliner unggulan Indonesia seperti Bronchips, Forayya, Haveltea, Javanero, Matchamu, hingga BEAU dan Potato Head Group. Setiap profil mencakup metode produksi, sertifikasi halal, kapasitas produksi, prestasi, serta jangkauan distribusi lokal hingga internasional. Ini menunjukkan bahwa produk-produk lokal punya kualitas dan branding yang kompetitif secara global.

Chapter V – Index & Culinary Approach

Disediakan klasifikasi pendekatan kuliner seperti Fusion, Organic, Traditional, dan Vegan. Selain itu, ada daftar restoran berdasarkan jenis usaha: bar, casual dining, dan pastry shop—yang memperkuat brand positioning Indonesia sebagai destinasi wisata kuliner berkelas dunia.

Chapter VI – Important Contacts

Menampilkan informasi event-event penting seperti Trade Expo Indonesia, Jakarta Eat Festival, serta asosiasi penting seperti GAPMMI, APJI, dan AFI. Juga ada platform seperti FoodLab Indonesia yang mendorong inovasi bisnis kuliner melalui inkubasi dan pendampingan.


Highlight Penting yang Dapat Diimplementasikan

  • Top-down branding strategy: Dimulai dari chef, restoran, atau ikon yang populer untuk mengangkat kuliner nasional.
  • Pemanfaatan media baru & influencer: Pendekatan storytelling di YouTube, Instagram, dan event internasional terbukti memperkuat citra kuliner Indonesia.
  • Kolaborasi antar subsektor kreatif: Film, musik, dan game bisa digunakan untuk menyisipkan promosi makanan Indonesia secara emosional dan efektif.
  • Diaspora engagement: Mendorong restoran Indonesia di luar negeri sebagai “duta rasa” yang memperkenalkan makanan Indonesia secara otentik.

🛠️ Tools dan Referensi yang Bisa Dipelajari

  • Food StartUp Indonesia & Kreatifood: Program inkubasi bisnis kuliner dari BEKRAF.
  • MIHAS (Malaysia Halal Showcase), Trade Expo Indonesia: Event internasional tempat produk lokal bisa tampil dan membuka pasar baru.
  • Asosiasi pendukung: GAPMMI (pengusaha makanan & minuman), APJI (jasaboga), dan AFI (franchise).
  • Platform media dan komunitas kuliner: Manual.co.id, Tastemade Indonesia, Qraved, dan komunitas seperti Jakarta Eat Festival.

Jika Anda seorang pebisnis atau profesional yang ingin  menemukan potensi terbaik dan membangun Bisnis Anda menjadi lebih berkembang dari saat ini, silakan hubungi Master Coach Margetty Herwin, SBCF Admin WA 0822-4902-3902 Untuk mendapatkan sesi Business Diagnosis Gratis, dan mendapatkan info mengenai jadwal dan topik seminar kami, silakan contact via email ke: info.sbcf@gmail.com

Margetty Herwin is a Certified Master Coach of: Life Coach, Executive Coach, Business and Money Coach, NLP Coach, Time Line Therapy, Green Belt Six Sigma Coach, Master Trainer STRATEGYZER Business Model

Related Posts

Tingkatkan Pola Pikir, Pola Diri, dan Pola Kerja untuk Kinerja Tumbuh Berkelanjutan

Sudah dilihat: 14 Tingkatkan Pola Pikir, Pola Diri, dan Pola Kerja Framework Thinking–Being–Doing untuk Pertumbuhan Bisnis dan Kepemimpinan Berkelanjutan Oleh Coach Margetty Herwin Banyak pelaku bisnis dan Leaders bekerja keras…

Read more

Thinking Challenge: 7 Tantangan Pola Pikir Leaders yang Menghambat Performa dan Pertumbuhan Bisnis

Sudah dilihat: 1       Thinking Challenge: 7 Tantangan Pola Pikir Leaders yang Menghambat Performa dan Pertumbuhan Bisnis Oleh Coach Margetty Herwin Dalam perjalanan menjadi seorang Leader dan Entrepreneur,…

Read more

Tren Bisnis 2026 bagi Pemula: Begini Cara Jadi Pengusaha Sukses (Tanpa Nekat, Tanpa Drama)

Sudah dilihat: 17 Salam Sukses Sejahtera para SMARTpreneur Indonesia,…! Selamat Tahun Baru 2026 Memasuki 2026, makin banyak orang ingin menjadi business owner. Ada yang lelah bekerja, ada yang ingin kebebasan…

Read more

Coach vs Consultant: Perbedaan Peran, Tanggung Jawab, dan Dampaknya bagi Bisnis

Sudah dilihat: 10 https://youtu.be/6T02PkHox8Y?si=HCqlyo4ULVvc7sni Coach vs Consultant: Perbedaan Peran, Tanggung Jawab, dan Dampaknya bagi Bisnis Oleh Coach Margetty Herwin Dalam dunia pengembangan bisnis dan kepemimpinan, dua profesi yang paling sering…

Read more

Leave a Reply