Strategi Meningkatkan Closing dan Komunikasi Empatik Tim Penjualan Perusahaan Travel Umrah

Strategi Meningkatkan Closing dan Komunikasi Empatik Tim Penjualan Travel Umrah 

Dalam dunia bisnis yang mengedepankan pelayanan spiritual seperti travel umrah, menjual bukan hanya soal angka. Ini tentang menyentuh hati, membangun kepercayaan, dan membimbing calon jamaah mengambil keputusan terbaik bagi ibadah mereka.
Itulah alasan mengapa Perusahaan Travel Umroh sangat perlu untuk melatih Tim Bisnisnya untuk Handal dan Kompeten dalam Komunikasi Penjualan.
Silakan disimak Tahapan Pola Program Coaching saya dalam mendampingi Perusahaan Travel Umroh di bawah ini.

Transformasi Mindset: Dari Menjual ke Melayani

Sesi pertama coaching berfokus pada purpose bahwa menjual layanan umrah adalah bentuk pelayanan terhadap tamu Allah. Tim sales diajak merefleksikan nilai-nilai spiritual dan personal.
Hasilnya? Mereka tidak hanya sekadar mengejar target, tetapi mulai bertransformasi menjadi advisor ibadah yang menghadirkan ketenangan dan kejelasan kepada jamaah.

Coaching ini memperkenalkan teknik NLP seperti rapport building, sensory acuity, dan representational system untuk meningkatkan empati dan kemampuan membaca tipe komunikasi calon jamaah.

Skill Teknis: Closing dan Objection yang Terukur

Tahap berikutnya tim mulai dapat memperdalam teknik-teknik closing seperti:

  • Anchoring Positif: mengaitkan keputusan ibadah dengan momen emosi positif.
  • Summary Close: menyimpulkan manfaat layanan dalam 1 kalimat yang powerful.
  • Reframing Objection: mengubah keberatan menjadi jembatan solusi.

Semua ini dilakukan dalam simulasi nyata, roleplay, dan studi kasus berdasarkan produk Travel Umroh Anda seperti Umrah Hemat, Nyaman, dan sesuai Sejarah Nabi.

Monitoring Kinerja: Funnel dan Evaluasi Berkala

Dengan pendekatan Sales-Led Growth, setiap anggota tim dilatih menggunakan Routine Management Planning (RMP) dan Sales Activity Tracker.
Mereka tidak hanya paham produk, tapi belajar menganalisis:

  • Di mana kelemahan dalam strategi funnel (dari leads ke closing)?
  • Apa penyebab kehilangan prospek potensial?
  • Apa karakteristik leads yang paling mudah dikonversi?

Selain itu, coaching juga membagi tim menjadi model Hunter & Farmer, dengan penekanan berbeda antara akuisisi customer baru dan pengembangan customer loyal.

Selling with Empathy: Konsistensi dalam Setiap Interaksi

Salah satu kekuatan Travel Umroh handal adalah menghadirkan nuansa kekeluargaan. Coaching ini menyempurnakan hal tersebut dengan membekali tim:

  • Bridge Talk antara nilai hidup jamaah dengan fitur layanan
  • Teknik listening level 3 dari NLP untuk menangkap pesan tersirat
  • Doa dan spiritual integrity dalam proses closing

Hasilnya, tidak hanya conversion rate meningkat, tetapi hubungan jangka panjang dengan jamaah pun terjaga.

Penutup: Menyatukan Nilai, Strategi dan Sistem

Program ini juga menghasilkan Sales Growth Blueprint di mana tiap peserta membuat 90 Days Action Plan dan menetapkan Impian dan Target Personal  seperti jumlah jamaah loyal baru, total referensi, atau peningkatan nilai transaksi.


Kesimpulan:

Dalam bisnis berbasis kepercayaan dan nilai ibadah seperti travel umrah, pendekatan coaching berbasis empati dan strategi terbukti menjadi game-changer. Perusahaan Travel Umroh harus menunjukkan bahwa membangun tim sales yang bukan hanya kompeten, tapi juga compassionate, adalah kunci untuk keberlanjutan dan keberkahan bisnis.

Silakan Klik Link JEJAK IMANI di bawah ini:

Jika Anda seorang pebisnis atau profesional yang ingin  menemukan potensi terbaik dan membangun Bisnis Anda menjadi lebih berkembang dari saat ini, silakan hubungi Master Coach Margetty Herwin, SBCF Admin WA 0822-4902-3902 Untuk mendapatkan sesi Business Diagnosis Gratis, dan mendapatkan info mengenai jadwal dan topik seminar kami, silakan contact via email ke: info.sbcf@gmail.com

Margetty Herwin is a Certified Master Coach of: Life Coach, Executive Coach, Business and Money Coach, NLP Coach, Time Line Therapy, Green Belt Six Sigma Coach, Master Trainer STRATEGYZER Business Model

Related Posts

The Entrepreneur Brain: From Survival Mode to Successful Business

Sudah dilihat: 9 Otak Entrepreneur: Antara Bertahan Hidup dan Bertumbuh Sebagian besar pengusaha mengira tantangan terbesarnya adalah modal, kompetitor, atau pasar. Padahal, tantangan terbesar sering kali justru berasal dari dalam…

Read more

Tantangan Coaching Program Bisnis, Eksekutif, dan Profesional untuk Handal dan Kompeten

Sudah dilihat: 21 COACHING CHALLENGE:Mengurai Tantangan Pola Pikir, Pola Diri, dan Pola Aksi untuk Membangun Kinerja Unggul Dalam dunia bisnis dan pengembangan manusia, peran seorang coach bukan sekadar memberikan saran…

Read more

Meningkatkan Produktivitas Tim Melalui Group Coaching

Sudah dilihat: 21 Meningkatkan Produktivitas Tim Melalui Metode Coaching secara Group Dalam dunia bisnis yang dinamis, kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh strategi atau teknologi, tetapi juga oleh seberapa efektif tim…

Read more

10 Pilar Fondasi Perusahaan Sukses – Pilar Strategis Menuju World-Class Company

Sudah dilihat: 47 10 Pilar Fondasi Perusahaan Sukses: Pilar Strategis Menuju World-Class Company Setiap perusahaan yang sukses memiliki satu kesamaan: fondasi yang kokoh dan nilai-nilai inti yang hidup dalam budaya…

Read more

Leave a Reply