Thinking Challenge: 7 Tantangan Pola Pikir Leaders yang Menghambat Performa dan Pertumbuhan Bisnis
Oleh Coach Margetty Herwin
Dalam perjalanan menjadi seorang Leader dan Entrepreneur, tantangan terbesar sering kali bukan pada strategi bisnis, modal, atau tim, melainkan pada cara berpikir.
Pola pikir (mindset) yang tidak disadari dapat secara perlahan menurunkan performa, membatasi potensi, dan membuat bisnis berjalan di tempat.
Melalui video “Thinking Challenge – Tantangan Pola Pikir Leaders”, Coach Margetty Herwin menguraikan 7 tantangan pola pikir utama yang sering mengganggu kualitas kepemimpinan dan hasil bisnis.
Artikel ini merangkum dan mengembangkannya menjadi panduan reflektif dan praktis bagi para Leaders.
1. Cause vs Effect:
Terjebak di Hasil, Lupa pada Sebab
Banyak Leaders terlalu fokus pada hasil (effect):
- Omzet turun
- Tim tidak perform
- Target tidak tercapai
Namun lupa bahwa hasil selalu berasal dari sebab (cause).
Tidak ada asap tanpa api. Jika hasil tidak sesuai harapan, yang perlu diperbaiki bukan hanya strateginya, tetapi pola pikir dan pola kerja yang melahirkannya.
Refleksi Leader:
- Pola keputusan apa yang menyebabkan hasil ini?
- Kebiasaan apa yang belum diubah?
Leader hebat fokus pada cause, bukan sekadar memadamkan effect.
2. Fear vs Secure:
Ketakutan Mematikan Kreativitas
Keputusan yang diambil dalam kondisi takut akan menyempitkan cara berpikir. Saat Leader merasa tidak aman, seluruh energi habis untuk bertahan, bukan untuk mencipta.
Sebaliknya, rasa aman (secure) memungkinkan Leader:
- Mengakses seluruh resource
- Berpikir jernih
- Mengambil keputusan strategis
Insight penting:
Lingkungan aman bukan membuat Leader nyaman, tetapi membuat pikiran bekerja optimal.
3. Training vs Learning:
Tahu Tidak Sama dengan Tumbuh
Banyak Leaders rajin training, tetapi lupa learning.
Perbedaannya:
- Training → Anda tahu
- Implementasi → Anda mengerti
- Mengajarkan orang lain → Anda paham
Learning sejati terjadi ketika ilmu diimplementasikan, direfleksikan, dan diturunkan.
Leader bertumbuh bukan karena banyak ikut pelatihan, tetapi karena konsisten belajar dari praktik.
4. Telling vs Asking:
Terlalu Banyak Bicara, Kurang Bertanya
Salah satu jebakan terbesar Leader adalah too much telling:
- Memberi perintah
- Memberi jawaban
- Memberi solusi
Tanpa sadar, Leader mematikan kapasitas berpikir timnya sendiri.
Sebaliknya, asking membuat Leader tahu:
- Apakah tim benar-benar paham
- Sejauh mana kapasitas mereka
- Di mana area yang perlu dikembangkan
Leader hebat bukan yang paling banyak bicara, tetapi yang paling tepat bertanya.
5. Problem vs Opportunity:
Sudut Pandang Menentukan Arah
Banyak orang terjebak pada narasi:
- “Ini masalah”
- “Saya tidak bisa”
- “Pasar sedang sulit”
Padahal, setiap problem selalu menyimpan opportunity.
Pasar sepi → peluang inovasi
Skill kurang → peluang belajar
Hasil stagnan → peluang upgrade cara kerja
Masalah bukan penghambat pertumbuhan, kecuali jika Anda berhenti berpikir.
6. Activity vs Action:
Sibuk Tidak Sama dengan Produktif
Tidak semua kesibukan menghasilkan pertumbuhan.
- Activity → rutinitas tanpa energi
- Action → tindakan dengan energi, passion, dan kesadaran
Banyak Leaders hanya bekerja sebatas jam kerja, tanpa refleksi bagaimana pekerjaan itu bisa dilakukan lebih baik dan berdampak.
Action selalu memiliki arah dan full energi, sedangkan activity hanya menghabiskan waktu dan merupakan rutinitas tanpa energi.
7. Comfort Zone vs Challenge:
Bahaya Terbesar Seorang Leader
Target tercapai → lalu berhenti menantang diri.
Bisnis stabil → lalu bermain aman.
Padahal, kenyamanan adalah musuh utama pertumbuhan.
Leader yang kuat selalu bertanya:
- Target apa yang bisa ditingkatkan?
- Skill apa yang perlu ditambah?
- Level tantangan apa berikutnya?
Leadership sejati adalah keberanian untuk terus menantang diri sendiri.
Penutup:
Leaders Hebat Adalah Thinkers Hebat
Ketujuh tantangan ini bukan untuk dihindari, tetapi disadari dan dikelola. Leaders yang luar biasa bukan mereka yang tidak punya masalah, melainkan mereka yang memiliki pola pikir matang dalam menyikapi tantangan.
Jika Anda ingin:
- Naik level sebagai Leader
- Mengambil keputusan lebih jernih
- Mengembangkan bisnis secara berkelanjutan
Maka perjalanan itu selalu dimulai dari pola pikir.
Jika Anda seorang pebisnis atau profesional yang ingin menemukan potensi terbaik dan membangun Bisnis Anda menjadi lebih berkembang dari saat ini, silakan hubungi Master Coach Margetty Herwin, SBCF Admin WA 0822-4902-3902 Untuk mendapatkan sesi Business Diagnosis Gratis, dan mendapatkan info mengenai jadwal dan topik seminar kami, silakan contact via email ke: info.sbcf@gmail.com

