Tingkatkan Pola Pikir, Pola Diri, dan Pola Kerja
Framework Thinking–Being–Doing untuk Pertumbuhan Bisnis dan Kepemimpinan Berkelanjutan
Oleh Coach Margetty Herwin
Banyak pelaku bisnis dan Leaders bekerja keras setiap hari, mengikuti berbagai strategi, dan mencoba banyak metode, namun hasil bisnis tetap stagnan.
Permasalahan utamanya sering kali bukan pada kurangnya usaha, melainkan karena tiga fondasi utama diri belum bertumbuh secara seimbang: pola pikir, pola diri, dan pola kerja.
Melalui pendekatan Thinking – Being – Doing, Coach Margetty Herwin menjelaskan bahwa pertumbuhan sejati hanya terjadi ketika ketiganya dilatih secara sadar, terstruktur, dan berkelanjutan.
Artikel ini merangkum dan mengembangkan konsep tersebut agar dapat dipelajari dan diterapkan oleh Entrepreneur, Business Owner, dan Leaders.
1. Pola Pikir (Thinking): Fondasi Awal Pertumbuhan
Manfaat bagi Entrepreneur & Leaders
Pola pikir adalah akar dari semua keputusan. Tanpa pola pikir yang bertumbuh, seseorang akan:
- Mengulang kesalahan yang sama
- Terjebak pada cara lama
- Sulit melihat peluang baru
Pola pikir menentukan cara Anda memandang masalah, risiko, dan kesempatan dalam bisnis maupun kehidupan.
Poin Penting yang Dilatih
- Cara berpikir strategis
- Pemahaman dasar keilmuan bisnis & leadership
- Kesadaran bahwa hasil berasal dari cara berpikir
- Implementasi Nyata
Pola pikir di-improve melalui training, antara lain:
- Membaca buku yang relevan
- Mengikuti kelas, webinar, dan workshop
- Belajar dari video dan materi edukatif
Training memberi pengetahuan dan kerangka berpikir agar keputusan tidak diambil secara instingtif semata.
Ukuran Keberhasilan
- Cara berpikir lebih sistematis
- Keputusan berbasis pemahaman, bukan asumsi
- Mampu menjelaskan alasan di balik setiap strategi
Langkah Selanjutnya
Setelah tahu dan paham, Leader perlu naik ke level berikutnya: mengelola diri dan sikap hidupnya.
2. Pola Diri (Being): Mengelola Diri, Nilai, dan Sikap
Manfaat bagi Entrepreneur & Leaders
Pola diri berkaitan dengan siapa Anda sebagai pribadi dan pemimpin. Banyak bisnis gagal bukan karena strategi, tetapi karena:
- Sikap tidak konsisten
- Emosi tidak terkelola
- Nilai dan tindakan tidak selaras
Poin Penting yang Dilatih
- Value & attitude
- Insting dan kesadaran diri
- Cara merespons tekanan dan tantangan
Implementasi Nyata
Pola diri dibentuk melalui:
- Coaching
- Diskusi reflektif
- Mastermind dan dialog bermakna
Dalam proses coaching, Leader digali, bukan diarahkan. Tujuannya agar muncul kesadaran:
- Apa nilai hidup saya?
- Sikap apa yang perlu diperkuat?
- Kebiasaan apa yang perlu diubah?
Ukuran Keberhasilan
- Emosi lebih stabil
- Keputusan lebih matang
- Konsistensi antara nilai dan tindakan
Langkah Selanjutnya
Ketika pola pikir dan pola diri selaras, saatnya fokus pada cara bekerja dan bertindak nyata.
3. Pola Kerja (Doing): Mengubah Potensi Menjadi Hasil
Manfaat bagi Entrepreneur & Leaders
Pola kerja adalah cara Anda mengeksekusi. Banyak orang sudah pintar dan berkarakter baik, tetapi:
- Tidak fokus
- Tidak disiplin
- Tidak efektif dalam eksekusi
Poin Penting yang Dilatih
- Keterampilan praktis
- Cara bekerja yang efektif
- Pengalaman menjalankan strategi
Implementasi Nyata
Pola kerja berkembang melalui mentoring, karena mentoring:
- Berbasis pengalaman nyata
- Dipandu oleh praktisi dan spesialis
- Mengajarkan cara melakukan dengan benar
Mentor membantu Leader memahami:
- Bagaimana strategi dijalankan
- Kesalahan apa yang harus dihindari
- Standar kerja yang berdampak
Ukuran Keberhasilan
- Eksekusi lebih rapi dan konsisten
- Produktivitas meningkat
- Hasil bisnis lebih terukur
Langkah Selanjutnya
Pola kerja yang kuat perlu dievaluasi secara berkala agar tetap relevan dengan pertumbuhan bisnis.
4. Mengapa Thinking–Being–Doing Harus Seimbang?
Banyak orang hanya fokus pada doing (kerja keras), tanpa:
- Memperbaiki thinking
- Menguatkan being
Akibatnya:
- Cepat lelah
- Mudah frustrasi
- Hasil tidak berkelanjutan
Thinking memberi arah.
Being memberi kualitas.
Doing memberi hasil.
Jika salah satu lemah, pertumbuhan akan timpang.
5. Roadmap Praktis Menerapkan Thinking–Being–Doing
Agar framework ini benar-benar berdampak, berikut alur implementasi yang disarankan:
- Perkuat Thinking
Upgrade ilmu dan cara berpikir melalui training. - Selaraskan Being
Bangun kesadaran diri melalui coaching dan refleksi. - Asah Doing
Percepat hasil melalui mentoring dan praktik langsung. - Ukur dan Evaluasi
Pantau perubahan pola pikir, sikap, dan hasil kerja. - Ulangi dan Tingkatkan
Karena pertumbuhan adalah proses berkelanjutan.
Penutup:
Bertumbuh Itu Disengaja, Bukan Kebetulan
Pertumbuhan dalam bisnis dan kehidupan tidak terjadi secara otomatis. Ia adalah hasil dari kesadaran untuk terus meningkatkan pola pikir, pola diri, dan pola kerja.
Entrepreneur dan Leaders yang bertumbuh bukan mereka yang paling sibuk, tetapi mereka yang terus memperbaiki cara berpikir, bersikap, dan bertindak.
Jika Anda seorang pebisnis atau profesional yang ingin menemukan potensi terbaik dan membangun Bisnis Anda menjadi lebih berkembang dari saat ini, silakan hubungi Master Coach Margetty Herwin, SBCF Admin WA 0822-4902-3902 Untuk mendapatkan sesi Business Diagnosis Gratis, dan mendapatkan info mengenai jadwal dan topik seminar kami, silakan contact via email ke: info.sbcf@gmail.com

