4 Bank Account Concepts for Small Business

CONTOH PENGATURAN KEUANGAN MUDAH UNTUK PENGUSAHA KECIL YANG TIDAK MEMILIKI LAPORAN KEUANGAN

By Margetty Herwin

Account-Transfer

Pada kesempatan ini saya ingin memberikan sedikit sharing mengenai “Bagaimana membuat Arus Kas di Perusahaan Anda yang masih sangat kecil dapat diketahui dipantau dan dengan mudah dapat diatur….”

Dalam melakukan sesi coaching, saya kerap menemui sebuah perusahaan yang tidak jelas mengenai arus kas masuk dan pengeluaran keuangannya. Sehingga tidak dapat dipastikan perusahaan tersebut untung atau rugi, dan pengambilan keputusan keuangan pun diambil bukan berdasarkan data keuangan yang akurat. Hal seperti ini sangat membahayakan kelangsungan perusahaan tersebut untuk dapat bertahan di bisnis, sehingga sewaktu-waktu dapat berhenti beroperasi karena tidak memiliki kecukupan keuangan yang jelas.

Di Indonesia, untuk perusahaan menengah ke bawah atau beberapa yang sudah besar memiliki problem pencatatan yang tidak akurat dikarenakan banyak hal yang tidak dilakukan secara disiplin.

Gambar grafik di atas adalah sebuah kondisi yang mudah untuk dilakukan dengan hanya memiliki 4 Account Bank yang dibedakan dari fungsi account tersebut, sehingga setiap akhir bulan semua account tersebut dapat di print dan dilihat perputaran cashflownya, sehingga laporan arus keuangan secara mudah dapat diketahui.

4 Account tersebut adalah:

  1. Account Bank khusus untuk Uang Masuk (REVENUE ACCOUNT)
  2. Account Bank khusus uang keluar (COST ACCOUNT)
  3. Account Bank khusus keuntungan (PROFIT ACCOUNT)
  4. Account Bank khusus Keuangan Personal (PERSONAL ACCOUNT)

Dari ke 4 Account tersebut, seorang pebisnis akan mudah untuk mengetahui uang masuk ke perusahaannya dari REVENUE ACCOUNT. Yang nantinya akan di transfer ke COST ACCOUNT untuk setiap uang yang akan dikeluarkan sehingga setiap pengeluaran perusahaan termasuk pembelian bahan baku ataupun barang dagangan dapat dipantau dari COST ACCOUNT.

Setiap akhir bulan uang yang tersisa di REVENUE ACCOUNT dapat ditransfer ke PROFIT ACCOUNT, untuk pebisnis tersebut mengetahui secara periodic berapa keuntungan yang mereka peroleh dari bisnis yang dilakukan.

PERSONAL ACCOUNT adalah account pribadi pebisnis yang dapat ditransfer dari PROFIT ACCOUNT secara periodic, bisa 6 bulan atau per tahun sebagai dividen dari bisnis yang dilakukan.

Dengan 4 Account Konsep di atas maka seorang pebisnis yang tidak memiliki kemampuan Administrasi Keuangan dapat mengetahui bisnisnya secara mudah.

Great Success, dan selamat mempraktekkan….

Coach Margetty Herwin

info.sbcf@gmail.com

Margetty Herwin is a Certified Master Coach of: Life Coach, Executive Coach, Business and Money Coach, NLP Coach, Time Line Therapy, Green Belt Six Sigma Coach, Master Trainer STRATEGYZER Business Model

Related Posts

Organizational Change vs Business Transformation

Sudah dilihat: 25 Organizational Change dan Business Transformation: Apa Perbedaannya bagi Perusahaan? Perubahan teknologi, perilaku pelanggan, persaingan, regulasi, dan kondisi ekonomi membuat perusahaan tidak mungkin terus menjalankan bisnis dengan cara…

Read more

Business Coach Certification Mentoring Program

Sudah dilihat: 31 Introduction Certified Business Coach Practitioner Business Coach Sebagai Profesi Strategis di Era Modern Webinar ini diawali dengan pemaparan mengenai perubahan lingkungan bisnis yang semakin dinamis akibat perkembangan…

Read more

Customer Service Jantung dari Pertumbuhan Bisnis Modern

Sudah dilihat: 26 “Customer Service Adalah Kunci Sukses Bisnis: Strategi, Skill, dan Cara Meningkatkan Kepuasan Pelanggan Secara Profesional” Artikel ini bertujuan membantu para praktisi Customer Service, pemilik bisnis, dan tim…

Read more

Metode Spiral Dynamics Panduan Memahami Pola Value Manusia

Sudah dilihat: 68 Spiral Dynamics & Learning: Panduan Memahami Pola Pikir Peserta Agar Training, Coaching, dan Pengembangan SDM Lebih Efektif Di banyak ruang kelas, ruang training, sesi coaching, bahkan forum…

Read more

Leave a Reply