CABACO Usaha Kerajinan Kulit Juara dari Bandung

Topik Utama Pembicaraan dan Diskusi:

Talkshow ini membahas perjalanan bisnis CABACO Handycraft dari Bandung yang sukses mengembangkan produk kerajinan kulit handmade premium, menembus pasar lokal hingga internasional. Diskusi berfokus pada:

  1. Strategi bertahan di masa sulit seperti pandemi.
  2. Keunggulan produk handmade dibandingkan produk pabrikan.
  3. Strategi branding, pasar premium, dan ekspansi bisnis.
  4. Pentingnya mengelola manajemen usaha secara profesional.

Tantangan yang Dihadapi di Awal Memulai Usaha:

Awalnya jualan sepatu kulit secara online sejak 2016.

Pandemi COVID-19 menyebabkan bisnis sepatu vakum, sehingga beralih fokus ke kerajinan kulit lain seperti dompet, ikat pinggang, tas, dan home decor.

Perjuangan mempertahankan semangat bisnis di tengah kelesuan pasar.

Tantangan memulai dari rumah dengan keterbatasan modal dan fasilitas, namun tetap menjaga profesionalisme produksi.


Strategi yang Dijalankan Setelah Ikuti Program Pendampingan Business Coach:

  1. Memperkuat Identitas Bisnis (Branding):
    Menentukan positioning sebagai produk kulit handmade premium.
  2. Fokus pada konsistensi kualitas produk:
    Standarisasi bahan baku (kulit premium lokal & impor), teknik jahit tangan presisi, dan finishing berkualitas.
  3. Mengoptimalkan Sosial Media dan Konten Marketing:
    Menampilkan proses produksi handmade.
    Edukasi pasar tentang keunggulan produk.
    Menampilkan testimonial pelanggan dan aktivitas pameran.
  4. Mengembangkan pasar B2B dan B2G:
    Menggarap proyek tender tas, ID card, hingga aksesoris korporasi.
    Menawarkan custom-made untuk korporasi dan lembaga pemerintahan.
  5. Manajemen Arus Kas dan Profitabilitas:
    Pemisahan uang bisnis dan pribadi.
    Strategi cashflow dengan model pembayaran termin project.
    Gaji owner secara rutin.

Silakan Klik Link CABACO di bawah ini:

Hasil yang Diraih Setelah Menjalankan Strategi Program Business Coaching:

  1. Prestasi dan Penghargaan:
    Good Design Indonesia 2022.
    Dekranasnas Award 2023 (Juara 3).
    UMKM Award Kota Bandung (Juara 1).
  2. Ekspansi Pasar:
    Penjualan produk ke luar negeri seperti Inggris dan Australia.
    Meningkatkan daya jangkau melalui Instagram, Google, Shopee, Tokopedia, dan BliBli.
  3. Kinerja Produksi:
    Memiliki 2 admin tetap dan 3 produksi tetap, serta mengelola tim freelance saat proyek besar.
  4. Meningkatnya trust dari pelanggan
    karena konsistensi kualitas, pelayanan personal, dan pendekatan customer-friendly.

Implementasi dan Ide Besar ke Depan yang Dapat Dilakukan:

  1. Mengembangkan kembali lini produk sepatu premium sebagai flagship brand.
  2. Bundling produk antara sepatu, tas, ikat pinggang, dan aksesoris untuk meningkatkan nilai penjualan.
  3. Aktif dalam event nasional seperti INACRAFT untuk memperluas jaringan dan branding.
  4. Kolaborasi maklon dengan tetap menjaga label CABACO, agar produk lebih meluas tanpa kehilangan identitas.
  5. Targetkan pasar ekspor lebih agresif dengan optimalisasi digital marketing dan keikutsertaan pameran internasional.

6. Pesan Nara Sumber dan Coach untuk Para Pengusaha yang Menyimak Diskusi Bisnis:

  1. Kembangkan Produk Lokal:
    Manfaatkan kekayaan bahan baku Indonesia seperti kulit, rotan, tenun, songket.
  2. Fokus pada Value, Bukan Harga:
    Handcraft adalah karya seni; jual nilai kreatif dan kualitas, bukan hanya bersaing harga.
  3. Bangun Mindset Pebisnis Sejati:
    Mulai dari berdagang untuk cashflow, lalu bertahap membangun sistem usaha profesional.
    Pisahkan keuangan pribadi dan bisnis sejak awal.
  4. Berani Bertahan dan Adaptif:
    Tetap inovatif di tengah persaingan.
    Cari peluang B2B dan B2G untuk meningkatkan volume transaksi.
    Konsisten membangun relasi pelanggan sebagai teman, bukan hanya customer.

Tambahan Poin Inspiratif:

  1. Strategi Relationship Building:
    Membina hubungan hangat dengan konsumen melalui pendekatan layaknya teman.
    Konsultasi aktif tentang pilihan produk dan kebutuhan custom konsumen.
  2. Manajemen Produksi Handmade:
    Efisiensi ruang kerja dan standar proses produksi menjadi kunci mempertahankan kualitas konsisten.
  3. Strategi Bertahan Saat Pasar Sepi:
    Diversifikasi penghasilan dan manajemen keuangan (contoh inspirasi: investasi hasil usaha ke aset properti untuk back-up pemasukan).

Jika Anda seorang pebisnis atau profesional yang ingin  menemukan potensi terbaik dan membangun Bisnis Anda menjadi lebih berkembang dari saat ini, silakan hubungi Master Coach Margetty Herwin, SBCF Admin WA 0822-4902-3902 Untuk mendapatkan sesi Business Diagnosis Gratis, dan mendapatkan info mengenai jadwal dan topik seminar kami, silakan contact via email ke: info.sbcf@gmail.com

Margetty Herwin is a Certified Master Coach of: Life Coach, Executive Coach, Business and Money Coach, NLP Coach, Time Line Therapy, Green Belt Six Sigma Coach, Master Trainer STRATEGYZER Business Model

Related Posts

Sukses Kembangkan Resto Tradisional Authentic

Restoran Aceh terbaik, strategi bisnis kuliner tradisional, cara sukses buka restoran, mengembangkan restoran tradisional, bisnis mie Aceh, dan strategi ekspansi restoran.

Read more

Strategi Sukses Kembangkan Usaha Warisan Keluarga

Sudah dilihat: 18 Sate Inyiak Datuak Bukittinggi: Strategi Sukses Mengembangkan Usaha Warisan Keluarga hingga Buka Cabang Lintas Provinsi Ketika “Pelengkap” Justru Jadi Penyelamat Usaha Tidak semua bisnis keluarga berhasil bertahan…

Read more

Wisata Edukasi Pabrik Apel Kota Batu, Malang

Sudah dilihat: 9 “Pabrik Apel – Wisata Edukasi Produk Lokal Daerah Kota Batu, Malang” bersama Ir. Dwi Nawang Mulan dan Coach Margetty Herwin. Talkshow ini membahas bagaimana usaha agro lokal…

Read more

CLASSYPLANT – Hobby Merangkai Bunga dan Tanaman Hias jadi Usaha Rumahan

Sudah dilihat: 23 Mengembangkan Hobi Jadi Usaha Classyplant (Justi Amaria) Topik Utama Pembicaraan dan Diskusi Diskusi berfokus pada cara mengubah hobi merangkai bunga & merawat tanaman hias menjadi usaha yang…

Read more

Leave a Reply