Topik Utama Pembicaraan dan Diskusi:
Diskusi berfokus pada pengembangan Koperasi Kopi Wanita Gayo (Kokowagayo) yang telah berhasil menembus pasar internasional. Koperasi ini unik karena mayoritas anggotanya adalah wanita, dan produk kopi Arabika Gayo memiliki kualitas internasional yang tinggi, dengan 80% hasil produksinya diekspor ke berbagai negara.
Tantangan yang dihadapi di awal memulai Usaha:
Tantangan awal yang dihadapi meliputi sulitnya mendapatkan izin dari para suami petani perempuan untuk bergabung dalam koperasi karena kekhawatiran terkait pengelolaan lahan. Selain itu, ada tantangan dalam membangun kesadaran dan kepercayaan petani perempuan dalam mengelola usaha secara profesional.
Strategi yang dijalankan setelah ikuti program Pendampingan Business Coach:
Melalui pendampingan dari Coach Margetty Herwin, koperasi diarahkan untuk bertransformasi dari tradisional ke modern. Fokus pendampingan adalah meningkatkan pemahaman manajemen profesional, memperluas pasar, diversifikasi produk, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dengan pelatihan kepemimpinan, keuangan, dan teknik produksi kopi berkualitas tinggi.
Pada kesempatan tersebut Tim Coach bersama Coach Margetty Herwin melakukan pendampingan langsung di Lokasi Koperasi Kopi Wanita Gayo, yang terletak di Kabupaten Bener Meriah, dan bermalam di Kota Takengon, Gayo, Aceh Tengah sekitar 4 hari.
Kami berkesempatan juga melakukan jalan darat dari Takengon ke Banda Aceh selama 9 jam untuk balik ke Jakarta dengan Pesawat dari Bandar Udara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, karena tidak mendapat jadwal penerbangan dari Lhokseumawe. Dan juga sempat melihat bukti sejarah peristiwa Tsunami Aceh yang terjadi di 2004.
Hasil yang diraih setelah menjalankan Strategi Program Business Coaching:
Setelah menerapkan strategi hasil coaching, Kokowagayo mencapai omset sebesar Rp34 miliar per tahun, memiliki jaringan ekspor kuat ke Amerika Serikat dan Korea Selatan, dan berhasil mempertahankan kualitas serta komitmen tinggi dalam memenuhi permintaan pasar internasional.
Implementasi dan Ide Besar ke depan yang dapat dilakukan:
Kedepan, Kokowagayo memiliki peluang untuk mengembangkan bisnis secara lebih luas, termasuk mendirikan kedai kopi dengan brand yang kuat, memperluas diversifikasi produk kopi, dan meningkatkan jumlah anggota petani. Selain itu, mereka ingin lebih aktif memanfaatkan potensi lokal untuk wisata agro dengan tetap menjaga kearifan lokal.
Pesan Nara Sumber dan Coach untuk Para Pengusaha yang menyimak Diskusi Bisnis:
Rizkani Melati menekankan pentingnya ketekunan dalam menghadapi naik-turun usaha dan menjaga komitmen serta kualitas. Coach Margetty Herwin menambahkan bahwa pelaku bisnis harus membangun identitas kuat dan nilai usaha yang jelas sehingga mampu menarik pelanggan setia dan bertahan dalam persaingan bisnis yang dinamis. Keduanya sepakat bahwa potensi daerah, khususnya yang terkait dengan kearifan lokal, harus dioptimalkan sebagai nilai tambah dalam usaha.
Silakan Klik Link KOKOWAGAYO di bawah ini:
Jika Anda seorang pebisnis atau profesional yang ingin menemukan potensi terbaik dan membangun Bisnis Anda menjadi lebih berkembang dari saat ini, silakan hubungi Master Coach Margetty Herwin, SBCF Admin WA 0822-4902-3902 Untuk mendapatkan sesi Business Diagnosis Gratis, dan mendapatkan info mengenai jadwal dan topik seminar kami, silakan contact via email ke: info.sbcf@gmail.com

