Topik Utama Pembicaraan dan Diskusi
Talkshow ini mengangkat tema “Rahasia Sukses Usaha Kuliner Ayam Penyet Bandung”, menyoroti perjalanan inspiratif Erna Sari—owner Ayam Penyet Bandung—dalam membangun bisnis kulinernya dari nol hingga memiliki 10 cabang. Diskusi bersama Coach Margetty Herwin membedah kunci pertumbuhan UMKM kuliner di tengah persaingan ketat, pentingnya riset produk, dan kesiapan mental pengusaha untuk bangkit dari keterpurukan. Pembahasan juga menekankan bahwa dalam bisnis tidak ada faktor keberuntungan, yang ada adalah kesiapan, kesigapan, dan komitmen untuk terus belajar dan berproses.
Tantangan yang Dihadapi di Awal Memulai Usaha
Erna memulai bisnis Ayam Penyet Bandung sejak tahun 2013, namun sempat terlena karena keberhasilan penjualan offline yang stabil. Ia mengaku hanya berorientasi pada kelangsungan hidup bisnis tanpa arah tujuan yang jelas—yang penting karyawan dan supplier terbayar.
Namun, pandemi COVID-19 menjadi titik balik yang sangat berat. Sembilan cabang usahanya harus tutup, karyawan dirumahkan, dan ia kehilangan hampir seluruh sumber pendapatan. Saat itu Erna menyadari bahwa ketidaksiapan terhadap perubahan digital menjadi kelemahan besar bisnisnya. Rasa takut terhadap teknologi online, ketergantungan pada sistem konvensional, dan mindset “yang penting laku” membuatnya kehilangan momentum bertahan.
Strategi yang Dijalankan Setelah Ikuti Program Pendampingan Business Coach
Momen pandemi justru menjadi titik kebangkitan. Erna mulai upgrading diri dengan serius. Ia mengikuti berbagai pelatihan online, belajar tentang digital marketing, literasi keuangan, riset pelanggan, dan strategi diversifikasi produk.
Pendampingan bersama Coach Margetty Herwin (Smart Business Coaching Firm) membuat Erna menyusun ulang visi, misi, dan arah bisnisnya secara terukur. Ia mengembangkan multiple sales funnels (corong pemasaran digital) dan membangun sistem bisnis berbasis data.
Dari hasil pembelajaran, lahirlah inovasi baru: produk sambal kemasan, frozen food, serta layanan catering nasi box dengan kapasitas produksi mencapai 1000 box per hari. Ia juga mulai menjual di platform online dan marketplace, serta memanfaatkan food delivery apps untuk memperluas jangkauan pasar.
Hasil yang Dicapai Setelah Menjalankan Strategi Program Business Coaching
Hasilnya luar biasa. Dari kondisi terpuruk di 2020, pada tahun 2021 Erna berhasil bangkit dengan membuka kembali cabang pertamanya. Dalam waktu singkat, bisnisnya kembali berkembang hingga memiliki 10 cabang aktif — termasuk dua cabang prestisius di Neo Soho, Central Park Jakarta Barat, dan Sarinah Mall Jakarta.
Omzet perusahaan berhasil melampaui capaian sebelum pandemi. Tim lama yang sempat diberhentikan kini kembali bekerja, menciptakan efek ekonomi positif bagi banyak keluarga.
Erna kini memiliki business mindset yang matang, tidak lagi sekadar berdagang, tetapi menjalankan bisnis dengan sistem, target, dan struktur. Ia menerapkan prinsip “sukses adalah bertemunya kesempatan dan kesigapan,” mengubah tantangan menjadi peluang baru dengan semangat pantang menyerah.
Implementasi dan Ide Besar ke Depan yang Dapat Dilakukan
Kini Ayam Penyet Bandung memiliki visi jangka panjang untuk menjadi UKM kuliner nasional yang siap go global dan menuju IPO.
Erna dan tim berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan cabang, memperkuat branding sebagai ikon kuliner khas Bandung, serta memperluas pasar ekspor dengan produk sambal dan frozen food.
Pendampingan bersama Coach Margetty juga membantu memperjelas arah transformasi bisnis: dari skala local hero menjadi national brand dengan fondasi kuat di sistem operasional, pemasaran digital, dan pengembangan SDM.
Strategi ke depan mencakup:
- Digitalisasi penuh untuk efisiensi operasional.
- Penguatan brand consistency di seluruh outlet.
- Pengembangan kemitraan strategis untuk ekspansi cabang.
- Penguatan mental dan leadership owner sebagai motor penggerak budaya bisnis positif.
Pesan Narasumber dan Coach untuk Para Pengusaha
Erna Sari menegaskan bahwa:
“belajar adalah kewajiban dan kebutuhan bagi setiap pebisnis”. Tantangan akan semakin berat, sehingga setiap pengusaha harus terus upgrade mindset dan kemampuan. Ia menekankan pentingnya visi, komitmen, dan konsistensi. “Kalau mentalnya tidak kuat, bisnis akan rungkad,” ujarnya dengan lugas.
Ia juga mengingatkan bahwa rasa lelah dan kegagalan adalah bagian dari proses, tetapi visi dan impian besar akan menjadi energi untuk bangkit kembali.
Coach Margetty Herwin menambahkan bahwa:
“Bisnis adalah cerminan pemiliknya: semangat positif, keberanian bertindak, dan keteguhan hati akan memantulkan kesuksesan dalam usaha”
“Tidak ada keberuntungan, yang ada adalah kesiapan menghadapi peluang”
“Bisnis sukses dibangun oleh owner yang siap tumbuh, disiplin, dan mau belajar terus,”
Insight Tambahan yang Menginspirasi
- Transformasi mindset dari pedagang menjadi business owner adalah kunci utama kebangkitan.
- Pandemi sebagai momentum lahirnya inovasi, bukan akhir perjuangan.
- Digitalisasi dan adaptasi cepat menjadi pembeda antara UMKM yang tumbuh dan yang berhenti.
- Dampak sosial: dari bisnis kuliner kecil menjadi sumber penghidupan bagi banyak orang.
- Spiritual & mental strength: Erna percaya bahwa hasil adalah hak Tuhan, tetapi proses dan usaha adalah tanggung jawab manusia.
Jika Anda seorang pebisnis atau profesional yang ingin menemukan potensi terbaik dan membangun Bisnis Anda menjadi lebih berkembang dari saat ini, silakan hubungi Master Coach Margetty Herwin, SBCF Admin WA 0822-4902-3902 Untuk mendapatkan sesi Business Diagnosis Gratis, dan mendapatkan info mengenai jadwal dan topik seminar kami, silakan contact via email ke: info.sbcf@gmail.com

